Semangat persaudaraan dan solidaritas benar-benar terasa dalam gelaran Kopdar Gabungan (Kopdargab) VI BikersMu Korwil Jawa Timur di Tulungagung (9-10/5/2026). Tidak hanya soal silaturahmi, touring, dan dakwah, kepedulian antarsesama rider juga tampak nyata ketika Tim Teknis BikersMu Chapter Tulungagung bergerak cepat membantu salah satu peserta yang mengalami kendala motor di tengah perjalanan.
Insiden tersebut dialami Sukoco, rider asal Banyuwangi yang dikenal dengan julukan “Pendekar Pengembara dari Timur Bumi Blambangan”. Perjalanan jauh dari ujung timur Pulau Jawa menuju Tulungagung ternyata membawa tantangan tersendiri bagi kendaraannya.
Motor yang dikendarainya mengalami selip pada vanbelt, sehingga performa kendaraan menurun dan berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui penyebab utama gangguan berasal dari oli as yang merembes, sehingga mengenai area penggerak dan menyebabkan vanbelt menjadi licin.
Kondisi tersebut sempat membuat Sukoco khawatir, mengingat perjalanan touring yang masih harus ditempuh cukup panjang. Namun kekhawatiran itu tidak berlangsung lama. Tim Teknis BikersMu Chapter Tulungagung dengan sigap langsung melakukan penanganan di lokasi.
Tanpa menunggu lama, para teknisi komunitas bergerak cepat melakukan pemeriksaan, membersihkan bagian yang terdampak rembesan oli, serta melakukan perbaikan agar kendaraan kembali dalam kondisi optimal dan aman digunakan.
Berkat kesigapan tim teknis, motor Sukoco akhirnya kembali normal dan siap melanjutkan perjalanan touring bersama rombongan Kopdargab VI.
Sukoco pun menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam kepada keluarga besar BikersMu Tulungagung yang telah membantunya.
“Terima kasih untuk saudara-saudara BikersMu Tulungagung yang sudah membantu memperbaiki motor saya. Perjalanan dari Banyuwangi memang cukup jauh, sehingga ada rembesan oli as yang menyebabkan vanbelt selip. Alhamdulillah sekarang bisa lanjut perjalanan dengan aman,” ujarnya.
Bagi Sukoco, bantuan tersebut bukan sekadar persoalan teknis kendaraan, tetapi menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas antaranggota BikersMu.
Ia mengaku merasa seperti berada di tengah keluarga besar yang selalu siap membantu ketika ada kesulitan di perjalanan. Apalagi touring jarak jauh memang menyimpan berbagai risiko teknis kendaraan yang tidak bisa diprediksi.
Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa Kopdargab BikersMu bukan hanya ajang kumpul para rider, melainkan ruang mempererat ukhuwah dan membangun budaya saling peduli.
Ketua panitia lokal BikersMu Tulungagung menyebut kesiapan Tim Teknis BikersMu memang menjadi salah satu perhatian utama selama kegiatan berlangsung. Mengingat peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Banyuwangi hingga Ngawi, potensi gangguan kendaraan selalu diantisipasi agar seluruh rider dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan selamat.
“Keselamatan peserta menjadi prioritas. Kalau ada kendala teknis di jalan, kami berupaya cepat membantu agar perjalanan tetap aman,” ujarnya.
Kisah kecil di balik Kopdargab VI ini menjadi gambaran bahwa di balik deru mesin motor dan perjalanan panjang, ada nilai persaudaraan yang terus dirawat.
Di BikersMu, perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi bagaimana saling menjaga agar semua bisa sampai bersama.
Dari Tulungagung, semangat kebersamaan itu kembali ditegaskan: sekali saudara, tetap saudara di jalan dakwah dan perjalanan.





0 Tanggapan
Empty Comments