Rangkaian kegiatan Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 2026 resmi berakhir pada Ahad (10/5/2026) di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh UKM Hizbul Wathan Kafilah Joko Tingkir tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (8/5/2026) hingga Ahad (10/5/2026), dengan diikuti siswa SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Jawa Timur.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda yang memadukan literasi, kepanduan, pengembangan karakter, hingga pembinaan spiritual. Sejumlah kegiatan yang digelar di antaranya lomba kaligrafi, pionering, semaphore, cerdas cermat, penulisan esai, pentas seni, pelatihan jurnalistik bersama PWMU, outbond kampus, hingga salat tahajud dan Subuh berjamaah.
Kegiatan dipusatkan di beberapa titik lingkungan kampus UMLA, seperti Dome UMLA, Auditorium Budi Utomo, ruang kelas perkuliahan, hingga area outdoor kampus. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan lingkungan kampus kepada peserta.
Dalam pelaksanaannya, panitia turut berkolaborasi dengan Dewan Sugli Daerah Lamongan serta UKM UMDC UMLA yang membantu mendukung kelancaran kegiatan selama tiga hari pelaksanaan.
Ketua UKM HW Kafilah Joko Tingkir UMLA, Rakanda Ufi Indi Harto, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat.
“Alhamdulillah kegiatan Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 2026 dapat berjalan dengan lancar hingga akhir kegiatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, pembina, DSD Lamongan, UMDC UMLA, serta semua pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang berkesan dan menambah semangat literasi serta kepanduan bagi generasi muda Muhammadiyah,” ujarnya.
Salah satu peserta kemah, Amanda, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan banyak pengalaman baru dan suasana kekeluargaan antarpeserta.
“Kemah ini seru sekali karena kegiatannya banyak dan tidak membosankan. Saya jadi punya banyak teman baru, pengalaman baru, dan merasa seperti punya keluarga baru selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Selain perlombaan dan pelatihan, kegiatan kemah juga menghadirkan suasana kebersamaan antarpeserta dan panitia. Hal tersebut terlihat dari interaksi peserta selama kegiatan berlangsung hingga momen sayonara dan perpulangan peserta di hari terakhir kegiatan.
Dengan berakhirnya Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 2026, panitia berharap semangat literasi, kepanduan, kebersamaan, dan silaturahmi yang telah dibangun selama kegiatan dapat terus terjaga di lingkungan sekolah maupun organisasi peserta masing-masing.





0 Tanggapan
Empty Comments