Lulus bukan berarti pergi, atau berpisah. Justru harus lebih dekat. Kepada alumni yang baru lulus itu, SMP Muhammadiyah 3 (Spemuga) Surabaya mengingatkan untuk mengabdi di Muhammadiyah. Terutama Muhammadiyah Cabang Tegalsari, Surabaya.
Spemuga Surabaya menggelar prosesi Purnapawiyatan ke-10 untuk melepas seluruh siswa kelas IX tahun pelajaran 2025/2026, Senin (1/06/2026). Acara yang berlangsung di Hall BG Junction Surabaya ini menjadi momentum strategis sekolah dalam memaparkan capaian target institusi. Sekaligus pengenalan program wajib baru bagi para lulusan.
“Kami melahirkan lulusan bukan untuk pergi, namun lulusan yang kembali ke Muhammadiyah untuk mengabdi. Melalui program Pengabdian Kader Spemuga (PKS), kami merawat dan mengikat hati mereka dengan persyarikatan,” ujar Kepala Sekolah SMP 3 Muhammadiyah, Maria Elen Veronica.
Terobosan utama dalam purnawiyata kali ini ditandai dengan peluncuran Program PKS. Seluruh lulusan kelas 9 secara resmi dikukuhkan untuk mengikuti program wajib ini melalui penyematan simbolis.
Melalui PKS, para alumni akan diterjunkan langsung untuk menyokong gerak dakwah di wilayah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tegalsari. Mereka diproyeksikan mengisi pos-pos strategis seperti pengelolaan kegiatan cabang, pengajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), hingga kepanitiaan pengajian di tingkat cabang dan ranting.
“Kami di cabang membuka pintu selebar-lebarnya. Khususnya bagi alumni yang tinggal di area Tegalsari, monggo langsung aktif di salah satu dari 8 masjid kami dan menjadi penggerak Remaja Masjid di sana,” sahut Ketua PCM Tegalsari, Sofyan Affandy Yusuf, S.Kom.
Langkah taktis ini diambil agar kontribusi lulusan tidak terputus setelah mereka meninggalkan bangku sekolah. Kepala Spemuga menyatakan bahwa sekolah memikul tanggung jawab besar untuk menjaga keberlanjutan kaderisasi.
“Kami melahirkan lulusan bukan untuk pergi. Namun lulusan yang kembali ke Muhammadiyah untuk mengabdi. Kami tidak mau lulusan kami lepas begitu saja. PKS adalah cara kami merawat kader, mengikat hati mereka dengan persyarikatan sejak dini,” tegasnya dalam sambutan formal.
Secara geografis, keterlibatan aktif para alumni ini difokuskan pada penguatan ranting-ranting Muhammadiyah terdekat. Sofyan Affandy Yusuf secara khusus mengimbau para lulusan, terutama yang tinggal di area Tegalsari, untuk segera melebur ke dalam gerak organisasi di akar rumput.
“Artinya jangan melupakan PCM Tegalsari. Anak-anak ini masih mempunyai induk organisasi yaitu Muhammadiyah, monggo ada 8 masjid di Muhammadiyah, anak-anakku yang lulus ini bisa nantinya aktif di salah satu dari masjid yang ada di PCM Tegalsari. Khususnya nanti bisa ikut menjadi Remas (Remaja Masjid),” jelas Sofyan.
Sebelumnya, di hadapan ratusan wali murid yang hadir, pihak sekolah mengumumkan keberhasilan Spemuga dalam mempertahankan predikat akreditasi A. juga dipaparkan kesiapan fasilitas pendukung serta keunggulan program pendidikan guna menyambut penerimaan siswa baru gelombang berikutnya.

Ketua PCM Tegalsari, Sofyan Affandy Yusuf, S.Kom, menegaskan bahwa kelulusan ini bukan akhir dari proses belajar. Pihaknya mendorong para alumni untuk tidak cepat berpuas diri dan berani membidik target pendidikan yang jauh lebih tinggi.
“Janganlah sampai putus di sini untuk terus belajar. Teruslah berkembang. Tidak hanya nanti dilanjutkan di jenjang SMA atau SMK. Tapi lebih dari itu sampai ke jenjang universitas atau S1, bahkan S2 atau S3,” ujar Sofyan.
Prosesi kelulusan tahun ini mengusung tema “Highest Climb, Reach Your Star”. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh struktural persyarikatan. Tampak hadir Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Hasan Cholis, S.E., yang juga merupakan alumni Spemuga angkatan 1989-1990.
Selain itu, hadir pula Wakil Ketua PDM Surabaya Bidang Dikdasmen Muhammad Jemadi, M.A., M.Pd., serta Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PDM Surabaya, Diki Syadqumullah.
Hasan Cholish sempat membagikan refleksi personalnya di hadapan para siswa untuk memantik motivasi. “Saya juga lahir dari keluarga tidak mampu, namun itu membuat semangat saya untuk bisa terus maju sampai saat ini bermanfaat bagi umat,” kenangnya.





0 Tanggapan
Empty Comments