Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PSAT MI Muhammadiyah 08 Kandangsemangkon, Ukur Belajar dan Karakter

Iklan Landscape Smamda
PSAT MI Muhammadiyah 08 Kandangsemangkon, Ukur Belajar dan Karakter
Gambar siswa siswi MIM 08 saat mengerjakan soal PSAT (M. Mahmud/PWMU.CO)
pwmu.co -

MI Muhammadiyah 08 Kandangsemangkon mulai melaksanakan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) Tahun Ajaran 2025–2026 pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 10 Juni 2026 tersebut diikuti seluruh siswa sebagai bagian dari evaluasi hasil pembelajaran selama satu tahun pelajaran.

Pada hari pertama pelaksanaan, siswa mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh madrasah. Para guru bertugas memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur, sementara sejumlah orang tua hadir mengantar dan memberikan dukungan kepada putra-putri mereka sebelum memasuki ruang ujian.

Sebelum pelaksanaan ujian dimulai, siswa mengikuti doa bersama yang menjadi bagian dari pembiasaan nilai-nilai keislaman di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan sebagai bagian dari aktivitas pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik.

Dalam pelaksanaan hari pertama PSAT, siswa mengerjakan mata pelajaran sesuai jadwal yang telah disusun oleh madrasah. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses evaluasi untuk mengukur ketercapaian kompetensi yang telah dipelajari selama satu tahun ajaran.

Kepala MI Muhammadiyah 08 Kandangsemangkon, Afnan Nafi’, S.Pd., menjelaskan bahwa PSAT memiliki fungsi sebagai salah satu instrumen untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran yang telah berlangsung selama satu tahun.

“PSAT menjadi cermin kualitas pendidikan sekaligus wahana pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan ini, kami dapat melihat ketercapaian pembelajaran sekaligus menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada peserta didik,” ujarnya.

Afnan menyampaikan bahwa melalui PSAT, siswa belajar menghadapi proses evaluasi dengan sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Ia juga menilai pelaksanaan PSAT menjadi momentum yang melibatkan kerja sama antara guru, siswa, dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan.

Selain mengukur capaian akademik, hasil PSAT juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi madrasah dalam mengembangkan program pembelajaran pada periode berikutnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum menjelaskan bahwa PSAT merupakan bagian dari sistem evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan.

“PSAT bukan akhir dari proses pembelajaran, melainkan bagian dari evaluasi yang membantu guru melihat kekuatan dan kebutuhan belajar siswa sehingga pembelajaran berikutnya dapat dirancang lebih tepat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil evaluasi dapat membantu guru mengidentifikasi kemampuan siswa pada berbagai mata pelajaran sehingga proses pembelajaran berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

Selain aspek akademik, pelaksanaan PSAT juga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menekankan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam belajar. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan di lingkungan madrasah.

Melalui pelaksanaan PSAT Tahun Ajaran 2025–2026, MI Muhammadiyah 08 Kandangsemangkon melaksanakan evaluasi pembelajaran sekaligus menjalankan program pendidikan karakter yang terintegrasi dengan kegiatan akademik. Hasil pelaksanaan PSAT diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi siswa, guru, dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada masa mendatang. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 02/06/2026 20:24
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu