Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran saat menerima kunjungan dari Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Imam Syuhodo, Sabtu (25/04/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi wawasan antara santri dan pengasuh pesantren. Rombongan yang terdiri dari 52 santriwan dan 32 santriwati beserta ustadz-ustadzah pendamping disambut langsung oleh mudir, jajaran pengurus, para ustadz dan ustadzah, staf santri putra-putri, serta pengurus IPM MAMDA.
Dalam sambutannya, Mudir Ponpes Modern Muhammadiyah Paciran, KH Rifqi Risyidi, Lc., M.Ag., menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar studi banding, melainkan sarana mempererat silaturahmi dan berbagi pengalaman.
Ia menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah melalui keakraban, saling mengenal, dan berbagi nilai kebaikan.
Sementara itu, Mudir Ponpes Modern Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo, Ust. H. Sholihuddin Sirizar, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan.
Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah ta’aruf, thalabul ‘ilmi, serta pertukaran wawasan yang mampu membangkitkan semangat generasi muda Islam.
Sebagai simbol persaudaraan, pihak Ponpes Modern Muhammadiyah Imam Syuhodo menyerahkan cinderamata kepada tuan rumah. Momen ini menjadi penanda eratnya hubungan antara kedua lembaga pendidikan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi antarsantri yang dipisah antara kelompok putra dan putri. Diskusi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, membahas berbagai aspek kehidupan pesantren, mulai dari program kerja organisasi hingga pengalaman keseharian santri.
Suasana semakin cair dengan adanya sesi berbagi santai yang mempererat keakraban antar peserta.
Usai diskusi, rombongan diajak mengikuti room tour untuk mengenal lebih dekat fasilitas yang dimiliki Ponpes Modern Muhammadiyah Paciran. Para santri tampak antusias menyimak penjelasan dari staf organisasi santri yang mendampingi di setiap lokasi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pertandingan futsal persahabatan serta ramah tamah bersama, yang semakin mempererat kebersamaan di antara kedua pesantren.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana bertukar wawasan, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kolaborasi di kalangan generasi muda.
Diharapkan, silaturahmi ini menjadi langkah awal terjalinnya sinergi yang lebih kuat dalam mencetak generasi Islam yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi bangsa.





0 Tanggapan
Empty Comments