Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswa Kelas 1 dan 2 SD Al Kautsar Kota Pasuruan Nobar Film Istimewa, Wali Kota Turut Hadir

Iklan Landscape Smamda
Siswa Kelas 1 dan 2 SD Al Kautsar Kota Pasuruan Nobar Film Istimewa, Wali Kota Turut Hadir
Dok: Marjoko
pwmu.co -

Siswa kelas 1 dan 2 SD Al Kautsar Kota Pasuruan mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film Istimewa di bioskop, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas yang dikemas secara edukatif, menyenangkan, sekaligus sarat dengan nilai pendidikan karakter.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Pasuruan Dr. H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., bersama Ibunda Wali Kota. Kehadiran Wali Kota dan Bunda Wali Kota memberikan suasana tersendiri bagi para siswa yang mengikuti kegiatan nobar tersebut.

Film Istimewa yang disutradarai Ruben Adrian mengangkat kisah inspiratif tentang anak-anak penyandang disabilitas yang tinggal di Rumah Istimewa. Cerita berfokus pada Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul yang mendapatkan kasih sayang serta perlindungan dari sosok Ayah Mahendra, diperankan oleh Mathias Muchus.

Kisah dalam film tersebut mengajak penonton memahami arti keluarga, kasih sayang, penerimaan, persahabatan, serta perjuangan anak-anak penyandang disabilitas dalam menghadapi kehidupan.

Bagi SD Al Kautsar Kota Pasuruan, pemilihan film tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menghadirkan pembelajaran karakter melalui pengalaman yang dekat dengan dunia anak.

Kepala SD Al Kautsar Kota Pasuruan, Mustakin, S.Pd.I., S.Pd., mengatakan kegiatan nobar tidak semata-mata menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran untuk menumbuhkan kepedulian dan empati siswa sejak usia dini.

“Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda. Melalui film Istimewa, mereka diajak memahami bahwa setiap anak memiliki keistimewaan, memiliki hak untuk diterima, disayangi, dan dihargai. Nilai empati, kepedulian, dan tidak membeda-bedakan teman menjadi pesan penting yang ingin kami tanamkan sejak dini,” ujar Mustakin.

Menurutnya, kehadiran Wali Kota Pasuruan Dr. H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., bersama Ibunda Wali Kota juga menjadi bentuk perhatian terhadap kegiatan pendidikan dan pengalaman belajar anak-anak.

“Kami sangat bersyukur kegiatan ini turut dihadiri Bapak Wali Kota bersama Ibunda. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi anak-anak dan sekaligus memberikan pesan bahwa pendidikan karakter serta tumbuh kembang anak merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Mustakin menambahkan, pembelajaran karakter akan lebih mudah diterima anak ketika disampaikan melalui pengalaman yang konkret dan menyenangkan.

SMPM 5 Pucang SBY

“Anak-anak tidak cukup hanya diajarkan tentang kebaikan melalui teori. Mereka perlu melihat, merasakan, kemudian berdiskusi. Harapannya, setelah menonton film ini, mereka semakin terbiasa menghargai teman, membantu yang membutuhkan, dan melihat perbedaan sebagai bagian dari kehidupan yang harus kita terima bersama,” tambahnya.

Kegiatan nobar diikuti siswa kelas 1 dan 2 dengan pendampingan guru. Berdasarkan rangkaian kegiatan, siswa telah berada di sekolah sejak pukul 07.00 WIB untuk mengikuti persiapan dan pembelajaran. Sekitar pukul 09.30 WIB, siswa bersiap berangkat menuju bioskop menggunakan kendaraan yang telah disiapkan.

Film mulai diputar sekitar pukul 10.00 WIB. Para siswa tampak antusias mengikuti pemutaran film hingga kegiatan berakhir dan dijadwalkan dijemput sekitar pukul 13.00 WIB.

Sekolah juga memberikan sejumlah imbauan kepada siswa, antara lain mengenakan seragam sesuai jadwal, membawa makanan ringan dan minuman, serta menyiapkan tisu selama kegiatan.

Lebih dari sekadar kegiatan rekreatif, nobar film Istimewa menjadi momentum bagi SD Al Kautsar Kota Pasuruan untuk memperkuat pendidikan karakter, terutama empati, kepedulian, toleransi, kasih sayang, dan penghargaan terhadap setiap anak tanpa memandang perbedaan.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pengalaman berkesan bagi siswa kelas 1 dan 2 sekaligus membuka ruang bagi guru dan orang tua untuk melanjutkan pembelajaran tentang nilai-nilai yang terkandung dalam film dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga anak-anak pulang bukan hanya membawa cerita tentang film yang mereka tonton, tetapi juga membawa pelajaran tentang bagaimana menjadi manusia yang lebih peduli, penyayang, dan mampu menghargai sesama,” pungkas Mustakin.

Revisi Oleh:
  • Satria - 06/10/2026 18:26
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu