SMP Muhammadiyah Asy-Syifa’ Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, menyiapkan langkah menuju sekolah unggul melalui Lokakarya Transformasi Sekolah Unggul yang digelar selama dua hari, Senin–Selasa (24–25/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus meningkatkan citra sekolah di tengah masyarakat.
Lokakarya menghadirkan dua pemateri dari Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yakni Abdullah Mukti, M.Pd., dan Agus Suroyo, M.Pd.I.
Sebanyak 18 guru SMP Muhammadiyah Asy-Syifa’ Blimbingrejo mengikuti kegiatan tersebut dalam suasana aktif dan penuh semangat sebagai bagian dari persiapan membawa perubahan di lingkungan sekolah.
Dalam materinya, Abdullah Mukti, M.Pd., memberikan penguatan mengenai pentingnya membangun branding sekolah dan melakukan inovasi dalam pelayanan kepada murid maupun wali murid.
Ia juga menekankan pentingnya sikap ramah dan bersahabat bagi para pengajar sebagai bagian dari upaya membangun citra positif dan hangat di tengah masyarakat.
Penguatan branding juga menjadi salah satu materi yang disampaikan Agus Suroyo, M.Pd.I. Menurutnya, di tengah perkembangan era digital, sekolah perlu membangun citra berdasarkan bukti dan capaian yang telah dimiliki.
“Makanya kita itu jangan jualan janji. Di brosur PMB sekolah, kita gak usah ngomong janji ABC sama Z, cukup kasih bukti. Anak kita prestasi ini, ini, dan ini. Dengan demikian, masyarakat terbangun mindset bahwa sekolah kita adalah sekolah juara”, ujar Agus Suroyo di tengah materi.
Menurutnya, peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik perlu terus didorong, baik pada tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan citra SMP Muhammadiyah Asy-Syifa’ Blimbingrejo sebagai sekolah yang memiliki prestasi.
Lokakarya Transformasi Sekolah Unggul tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan rencana pengembangan International Class Program (ICP).
Sebagai langkah awal, SMP Muhammadiyah Asy-Syifa’ Blimbingrejo menggagas program multilingual dengan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar dalam kegiatan pembelajaran.
Sekolah juga menggagas kegiatan English Camp sebagai bagian dari pengembangan kemampuan bahasa peserta didik.
Akselerasi menuju International Class Program menjadi salah satu fokus pengembangan sekolah ke depan. Program tersebut dirancang untuk membekali peserta didik dengan wawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
Selama dua hari, para guru mengikuti rangkaian lokakarya dengan pembahasan mengenai penguatan kualitas pendidikan, inovasi pelayanan, pembangunan branding, serta peningkatan prestasi.
Melalui langkah tersebut, SMP Muhammadiyah Asy-Syifa’ Blimbingrejo berupaya membangun fondasi menuju sekolah unggul dengan pengembangan layanan pendidikan yang terus diperkuat.





0 Tanggapan
Empty Comments