Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spemupat Jadi Pilihan Terbanyak Alumni SD Almadany untuk Melanjutkan Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
Spemupat Jadi Pilihan Terbanyak Alumni SD Almadany untuk Melanjutkan Pendidikan
Alumni ketiga SD Almadany saat acara pisah pasrah di GDM Gresik awal Juni 2026. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sebanyak 52 siswa kelas VI SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Kebomas, Gresik, resmi menyelesaikan pendidikan dasar pada tahun ajaran 2025/2026. Memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi menjadi awal perjalanan baru bagi para alumni sekaligus menghadirkan rasa bangga, haru, dan penuh harapan bagi orang tua maupun guru.

Setelah menempuh pendidikan selama enam tahun di sekolah dasar, para siswa kini bersiap menghadapi tantangan baru di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), madrasah, maupun pondok pesantren. Mereka akan beradaptasi dengan lingkungan baru, kurikulum yang lebih kompleks, guru yang berbeda, serta teman-teman dari berbagai latar belakang.

Memilih sekolah lanjutan menjadi salah satu keputusan penting bagi setiap keluarga. Selain mempertimbangkan keinginan anak, orang tua juga berupaya memilih lembaga pendidikan yang dinilai mampu memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya.

Sekolah Lanjutan

Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa seluruh lulusan angkatan ketiga SD Almadany telah menentukan pilihan sekolah lanjutan.

“Dari 52 murid kelas VI SD Almadany Tahun Ajaran 2025/2026, alhamdulillah semuanya telah menentukan pilihan untuk melanjutkan pendidikan di 19 sekolah, madrasah, dan pondok pesantren yang tersebar di Jawa Timur dan Yogyakarta,” ujarnya.

Dari seluruh lulusan tersebut, SMP Muhammadiyah 4 Gresik (Spemupat) menjadi sekolah tujuan terbanyak dengan 14 siswa atau sekitar 27 persen. Selanjutnya, SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) dipilih oleh 9 siswa (17 persen), sedangkan SMP Muhammadiyah 12 Gresik (Spemdalas) menjadi pilihan 3 siswa (sekitar 6 persen).

SMPM 5 Pucang SBY

Selain itu, sebanyak 10 siswa (19 persen) diterima di SMP Negeri. Rinciannya, 2 siswa diterima di SMP Negeri 1 Gresik, 3 siswa di SMP Negeri 3 Gresik, 1 siswa di SMP Negeri 4 Gresik, dan 4 siswa di SMP Negeri 20 Gresik.

Sementara itu, 6 siswa (12 persen) memilih melanjutkan pendidikan di sekolah atau madrasah swasta non-Muhammadiyah. Mereka tersebar di SMP Islamic Qon Gresik (2 siswa), SMP Islam Mambaul Ulum Gresik (1 siswa), SMP Plus Jauharul Maksud Gresik (1 siswa), dan MTs Ma’arif Sidomukti Gresik (2 siswa).

Tidak sedikit pula lulusan yang memilih melanjutkan pendidikan di pondok pesantren. Sebanyak 10 siswa (19 persen) tersebar di berbagai pesantren di Jawa Timur dan Yogyakarta, yaitu:

  • SMP Sains IBS Tebuireng Jombang (1 siswa)
  • Pondok Pesantren Al-Islah Lamongan (2 siswa)
  • Pondok Pesantren Al-Qur’an SMPIT Permata Surabaya (1 siswa)
  • Pondok Pesantren Nurul Islam Mojokerto (1 siswa)
  • Pondok Pesantren Refah Islami Dukun, Gresik (1 siswa)
  • Pondok Pesantren Al-Hamra Malang (1 siswa)
  • Pondok Pesantren Al-Mizan Lamongan (1 siswa)
  • Pondok Pesantren Muhammadiyah Qur’an School Yogyakarta (1 siswa)
  • Pondok Pesantren Tahfidz YAUMI Yogyakarta (1 siswa)

Sebaran lulusan tersebut menunjukkan beragam pilihan pendidikan yang diambil alumni SD Almadany. Namun demikian, SMP Muhammadiyah 4 Gresik (Spemupat) menjadi sekolah lanjutan yang paling banyak diminati oleh lulusan SD Almadany pada tahun ajaran 2025/2026. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu