Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tasmi’ 1 Juz SD Muhammadiyah 1 Pucang Sidoarjo Uji Hafalan Siswa Tahfidz

Iklan Landscape Smamda
Tasmi’ 1 Juz SD Muhammadiyah 1 Pucang Sidoarjo Uji Hafalan Siswa Tahfidz
Suasana tasmi' 1 juz sekali duduk SD Muhammadiyah 1 Pucang Anom Sidoarjo Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 1 Pucang Anom Sidoarjo mengadakan tasmi’ 1 juz sekali duduk pada Jumat (24/4/ 2026). Tasmi’ ini merupakan ikhtiar untuk menyemangati siswa kelas tahfidz agar rutin murajaah.

Selain itu, menjadi salah satu syarat bagi siswa dan siswi kelas tahfidz untuk mengikuti munaqosyah bersama Tilawati.

Pelaksanaan tasmi’ dimulai pukul 12.30 hingga 19.00 dan diikuti oleh 28 siswa, yang terdiri dari juz 30, 29, 28, dan juz 1. Setiap kelompok terdiri dari empat siswa dengan dua munaqisy.

Proses tasmi’ dilakukan dengan ketentuan siswa menyetorkan hafalan 1 juz secara berurutan. Persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari, baik oleh siswa maupun wali siswa

Wijhatuz Zaahirah, wali siswa Ahmad Fatih Al Kindi yang mengikuti tasmi’ sekali duduk juz 30, mengaku ikut tegang saat menyaksikan anaknya tampil di hadapan para munaqisy.

“Yang pertama jelas khawatir dan tegang. Takut tiba-tiba nge-blank atau lupa ayat. Namun juga bangga dan terharu karena bisa sampai di tahap yang tidak mudah ini. Ketika menyimak ananda murajaah, tidak henti-hentinya berdoa. Intinya, perasaan campur aduk karena tasmi’ ini bukan hanya ujian untuk ananda, tetapi juga ujian mental bagi orang tua,” ujarnya.

Bagi orang tua, perjalanan menuju tasmi’ ini bukanlah hal yang mudah. Rutin murajaah dan memotivasi anak adalah hal yang dilakukan.

Zaahirah juga menuturkan beberapa persiapan yang dilakukan oleh ibu dan anak untuk menghadapi tasmi’ 1 juz sekali duduk.

“Murajaah ringan tiap hari agar ananda tidak terlalu terbebani. Memutarkan murotal juz 30 pada malam hari agar ananda bisa murajaah di bawah alam sadarnya. Menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup dan makanan bergizi,” jelasnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Ia juga membagikan beberapa tips, di antaranya menemani anak saat murajaah, bukan hanya menyuruh. Hal ini berdampak besar pada anak.

“Intinya, temani, jangan hanya menyuruh. Ajak ananda duduk bersama untuk murajaah. Setoran hafalan bisa ke orang tua, kakek, dan nenek di rumah. Murajaah juga bisa dikemas dengan metode yang seru, seperti sambung ayat dalam bentuk permainan,” ujar Zaahirah.

Selama mendampingi ananda murajaah, baik orang tua maupun anak menghindari penggunaan gawai sesuai kesepakatan. Terakhir, tidak hanya istiqamah dalam murajaah, tetapi juga istiqamah dalam berdoa agar diberi kemudahan oleh Allah SWT.”

Kegiatan tasmi’ sekali duduk ini menjadi evaluasi target hafalan yang telah dilakukan selama satu tahun.

Zulfatun Na’imi, wali kelas 1 Abu, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan tasmi’ adalah agar hafalan anak menjadi lebih mutqin (kuat). “Juga sebagai evaluasi menyeluruh, serta untuk menguji kesabaran dan mental,” tegasnya.

Dia berharap ke depan siswa bisa lebih percaya diri dan tidak ragu-ragu dalam membaca surat di depan para munaqisy.

“Untuk mengetahui sejauh mana hafalan ananda, mengevaluasi bacaan, sebagai persyaratan mengikuti munaqosyah eksternal, serta melatih kepercayaan diri,” tutupnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 26/04/2026 10:43
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡