Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Terapis SD Mumtaz Upgrading Diri Lewat Online Clinical Training Bareng PSLC Malaysia

Iklan Landscape Smamda
Terapis SD Mumtaz Upgrading Diri Lewat Online Clinical Training Bareng PSLC Malaysia
Miss Nurul Syafiqah, Occupational Therapist PSLC Malaysia ketika menjelaskan tentang piramida pembelajaran sistem saraf sensori (Umi Muzakki/PWMU.CO)
pwmu.co -

Semangat belajar tanpa henti terus ditunjukkan para terapis SD Muhammadiyah 1&2 Taman (SD Mumtaz). Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, mereka mengikuti Online Clinical Training yang dipandu langsung oleh psikolog dan senior terapis dari Penawar Special Learning Center (PSLC), Malaysia.

Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas dan jejaring bagi para terapis SD Mumtaz. Melalui pelatihan daring yang diikuti oleh ratusan terapis dari berbagai daerah di Indonesia dan Malaysia, para peserta tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga membangun jaringan profesional lintas negara yang berorientasi pada kemajuan pendidikan inklusi.

Selama pelatihan, para peserta mempelajari berbagai topik penting yang mencakup pemahaman karakteristik anak dengan autism spectrum disorder (ASD), attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), Dyslexia, Dyscalculia, dan Slow Learner, serta teknik screening dan observasi dini. Mereka juga dibekali strategi pendidikan khusus bagi anak dengan hambatan belajar, pendekatan modifikasi perilaku, dan aktivitas integrasi sensori untuk anak dengan autisme dan ADHD.

Salah satu sesi menarik disampaikan oleh Miss Nurul Syafiqah, Occupational Therapist dari PSLC Malaysia. Dalam materinya tentang Sensory Integration Activities for Autism & ADHD, ia menjelaskan tentang piramida pembelajaran sistem saraf sensori—bagaimana kemampuan belajar anak bertumpu pada integrasi berbagai sistem sensorik, mulai dari sentuhan, keseimbangan, hingga gerak tubuh.

Pentingnya Memahami Struktur Neurologis

Penjelasan ini membuka wawasan baru bagi para terapis tentang pentingnya pemahaman struktur neurologis dalam mendukung kesiapan belajar anak.

Selain itu, pelatihan ini juga mengulas pentingnya komunikasi sensori, play therapy, serta penyusunan progress report yang terstruktur dan berorientasi pada perkembangan anak. Semua materi disampaikan dengan pendekatan ilmiah namun aplikatif, sehingga para terapis dapat langsung menerapkannya dalam sesi terapi maupun ketika berkoordinasi dengan Guru di kelas terkait pembelajaran inklusif di SD Mumtaz.

Koordinator Home Care & Therapy SD Mumtaz, Heni Dwi Utami, S.Sos., S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas terselenggaranya kegiatan ini.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Kami ingin para terapis di SD Mumtaz tidak hanya bekerja dengan hati, tetapi juga dengan ilmu. Anak-anak istimewa membutuhkan pendampingan yang terukur, ilmiah, dan penuh kasih,” ujarnya.

Menurut Heni, kegiatan ini juga memperluas wawasan global para terapis.

“Kami belajar langsung dari para profesional internasional dan berjejaring dengan rekan sejawat di Malaysia. Ini kesempatan luar biasa untuk berkembang bersama,” tambahnya.

Melalui pelatihan ini, SD Mumtaz kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah inklusi yang progresif. Dengan semangat learning never stops, para terapis terus meng-upgrade diri agar mampu memberikan pendampingan yang profesional, empatik, dan bermakna bagi setiap anak. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡