Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Quran Camp PPEM Benjeng Ajarkan Tafakkur Alam di Pantai Delegan

Iklan Landscape Smamda
Quran Camp PPEM Benjeng Ajarkan Tafakkur Alam di Pantai Delegan
Quran Camp PPEM Benjeng Ajarkan Tafakkur Alam di Pantai Delegan
pwmu.co -

Suasana Pantai Pasir Putih Delegan terasa berbeda pada 14–15 Mei 2026. Di tengah debur ombak, semilir angin malam, dan hamparan langit terbuka, Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PPEM) Benjeng menyelenggarakan Quran Camp 2026 bertema “Membaca Alam, Menguatkan Iman.” Kegiatan ini menjadi momentum bagi para santri untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui tadabbur dan tafakkur alam.

Acara dibuka secara resmi oleh Pengasuh PPEM Benjeng, Ustadz Hasbi Asshidqi, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa alam merupakan salah satu media terbaik untuk memperkuat keimanan dan menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Sebagai pembuka materi, kajian disampaikan langsung oleh Ustadz Izzul. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak peserta memahami bahwa seluruh ciptaan Allah menyimpan tanda-tanda kebesaran-Nya. Langit yang luas, bumi yang kokoh, gunung, laut, angin, hingga pergantian malam dan siang bukanlah sesuatu yang tercipta tanpa makna.

Ustadz Izzul mengutip firman Allah dalam QS. Ali Imran ayat 190:

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal.”

Menurutnya, seorang muslim tidak hanya dituntut membaca ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga belajar membaca ayat-ayat kauniyah yang terbentang di alam semesta. Dari sanalah manusia belajar tentang kebesaran Allah sekaligus menyadari keterbatasan dirinya.

Dalam sesi kajian tafakkur alam, para peserta diajak merenungi luasnya lautan dan besarnya langit malam di Pantai Delegan. Suara ombak dan hembusan angin menjadi pengingat bahwa manusia hanyalah makhluk kecil di hadapan Sang Pencipta.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kita sering merasa hebat, merasa paling kuat, padahal berdiri di tepi laut saja kita sadar betapa kecilnya diri ini,” ungkap Ustadz Izzul di hadapan peserta Quran Camp.

Setelah sesi materi selesai, suasana berubah menjadi lebih hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta bersama ustadz dan panitia menikmati momen bakar ikan bersama di area perkemahan. Gelak tawa, obrolan santai, dan kebersamaan di bawah langit malam menjadi pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta.

Kegiatan sederhana tersebut tidak hanya mempererat ukhuwah antar santri, tetapi juga menghadirkan rasa syukur atas nikmat Allah yang begitu luas. Di tengah suasana pantai yang tenang, para peserta belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu tentang kemewahan, melainkan tentang kebersamaan, kesederhanaan, dan hati yang dekat dengan Allah SWT.

Melalui Quran Camp 2026 ini, PPEM Benjeng berharap para santri tidak hanya mendapatkan pengalaman berkemah, tetapi juga membawa pulang hati yang lebih tenang, iman yang lebih kuat, serta semangat untuk terus mentadabburi ciptaan Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Revisi Oleh:
  • Satria - 14/05/2026 19:19
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu