Tiga kader Nasyiatul Aisyiyah Cabang Jenangan Barat, Kabupaten Ponorogo, menghadiri Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-13 Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur. Mereka menjadi perwakilan cabang dalam forum permusyawaratan yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Unmuh Ponorogo), Jumat–Ahad (16–18/10/2026).
Musywil ke-13 ini mengusung tema “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Gerakan Jawa Timur Berkelanjutan”. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur untuk merumuskan gagasan strategis, menyusun arah gerakan, dan memperkuat peran perempuan muda Muhammadiyah secara berkelanjutan.
Tiga kader yang mewakili Cabang Jenangan Barat adalah Yunda Endah, Yunda Heni, dan Yunda Ayunda. Ketiganya mengikuti rangkaian kegiatan Musywil, mulai dari pembukaan, sidang-sidang komisi, hingga proses pemilihan pimpinan baru.
Agenda Musywil meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pimpinan periode sebelumnya, pembahasan program kerja periode 2026–2030, sidang pleno, serta pemilihan Ketua PWNA Jawa Timur untuk periode berikutnya.
Setelah melalui proses musyawarah, Yunda Dr. Arin Setiyowati, M.A., terpilih sebagai Ketua PWNA Jawa Timur periode 2026–2030.
Bawa Semangat Baru ke Tingkat Cabang
Keikutsertaan perwakilan Jenangan Barat dalam Musywil ini diharapkan dapat membawa semangat, wawasan, dan gagasan baru untuk dikembangkan di tingkat cabang. Pengalaman selama mengikuti forum wilayah juga menjadi bekal untuk memperkuat gerakan Nasyiatul Aisyiyah di lingkungan setempat.
Salah satu perwakilan Cabang Jenangan Barat mengungkapkan rasa syukur karena dapat menjadi bagian dari Musywil ke-13. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan banyak pengalaman dan kesempatan untuk memperluas jejaring antarkader.
“Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari sejarah Musywil ke-13 ini. Banyak ilmu, pengalaman, dan jaringan baru. Semoga kepemimpinan Yunda Dr. Arin Setiyowati bisa membawa Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur semakin berkemajuan dan memberi kebermanfaatan yang lebih luas,” ungkapnya.
Terpilihnya pimpinan baru diharapkan menjadi awal penguatan gerakan Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur dalam menjalankan program-program yang relevan dengan kebutuhan perempuan muda.
Melalui Musywil ke-13 ini, Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur diharapkan terus berkembang sebagai wadah aktualisasi perempuan muda yang berkemajuan, berdaya, dan aktif menggerakkan dakwah Persyarikatan secara berkelanjutan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments