Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM), Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA), dan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Ngimbang mengikuti Musyawarah Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Pendopo Kantor Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Kamis (13/8/2026).
Musyawarah yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Lamongan tersebut mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan di Kecamatan Ngimbang. Forum menjadi ruang komunikasi antarpemuda sekaligus membahas kepengurusan KNPI di tingkat kecamatan.
Sejumlah organisasi kepemudaan turut hadir, di antaranya GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, Penerus LDII, serta organisasi Muhammadiyah yang terdiri atas PCPM, PCNA, dan PC IPM Ngimbang.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Ngimbang dan perwakilan DPD KNPI Kabupaten Lamongan. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan DPD KNPI Kabupaten Lamongan serta Camat Ngimbang, kemudian dilanjutkan dengan forum pemilihan Pengurus Kecamatan KNPI Ngimbang.
PCPM: Pemuda Perlu Bersinergi
Ketua PCPM Ngimbang M. Arief Andriansyah menilai forum KNPI penting diikuti berbagai organisasi kepemudaan karena dapat mempertemukan pemuda dengan latar belakang organisasi yang beragam.
Menurutnya, perbedaan organisasi tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun komunikasi dan kerja bersama di tingkat kecamatan.
“Forum KNPI di tingkat kecamatan ini sangat penting untuk diikuti karena di dalamnya kesatuan dan keharmonisan dapat terjalin dengan baik, meskipun kita berasal dari organisasi yang berbeda. Perbedaan organisasi seharusnya tidak menjadi penghalang bagi kita untuk bersinergi,” ujar M. Arief.
Ia menambahkan, pemuda memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat sehingga komunikasi dan kolaborasi antarlembaga kepemudaan perlu terus dibangun.
Menurutnya, masing-masing organisasi dapat tetap menjalankan identitas dan programnya, tetapi memiliki ruang untuk bekerja sama dalam kegiatan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
PCNA Soroti Pembinaan Generasi Muda
Pandangan mengenai pentingnya kolaborasi juga disampaikan Bu Neni dari PCNA Ngimbang. Ia melihat KNPI tidak hanya menjadi ruang untuk mempertemukan organisasi kepemudaan, tetapi juga dapat berperan dalam pembinaan generasi muda.
“Forum KNPI ini bukan hanya untuk menyatukan organisasi di Kecamatan Ngimbang, tetapi juga menjadi ruang untuk membina dan membentuk generasi muda. Para pemuda hari ini adalah orang-orang yang nantinya akan menjadi penerus bangsa,” ungkap Bu Neni.
Ia mengatakan pembinaan pemuda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan wawasan, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan bekerja sama dengan kelompok yang berbeda.
Keterlibatan organisasi kepemudaan dalam forum bersama diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi pemuda untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
IPM: Ciptakan Ruang Positif bagi Pemuda
Sementara itu, Ali Rifqi Kurniawan dari PC IPM Ngimbang menekankan pentingnya forum KNPI sebagai ruang untuk merangkul dan membersamai pemuda.
“Forum KNPI ini penting agar semua pemuda dapat saling merangkul dan membersamai. Jangan sampai ada pemuda yang kehilangan arah atau tersesat dalam menghadapi perkembangan zaman. Pemuda adalah penerus bangsa, sehingga kita harus bersama-sama memberikan ruang yang positif bagi mereka,” tutur Ali Rifqi.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Karena itu, organisasi kepemudaan perlu menghadirkan kegiatan yang dapat menjadi ruang belajar, berorganisasi, dan berkontribusi secara positif.
Bangun Komunikasi Lintas Organisasi
Musyawarah Kecamatan KNPI Ngimbang menjadi salah satu ruang bagi organisasi kepemudaan untuk membangun komunikasi lintas kelompok. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan DPD KNPI Kabupaten Lamongan turut membuka peluang koordinasi dalam kegiatan kepemudaan di wilayah tersebut.
Agenda pemilihan Pengurus Kecamatan KNPI Ngimbang menjadi salah satu bagian utama musyawarah. Kepengurusan yang terbentuk diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi bagi organisasi kepemudaan sekaligus mengoordinasikan kegiatan bersama di tingkat kecamatan.
Bagi PCPM, PCNA, dan PC IPM Ngimbang, keterlibatan dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas komunikasi dengan organisasi kepemudaan lain. Kolaborasi dapat dikembangkan tanpa menghilangkan karakter dan identitas masing-masing organisasi.
Melalui Musyawarah Kecamatan KNPI, organisasi kepemudaan di Ngimbang diharapkan memiliki ruang bersama untuk bertukar gagasan, membangun program, serta meningkatkan kontribusi dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments