Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tingkatkan Harmoni Pengasuhan di Era Digital, SD Muhammadiyah 1 Kebomas Adakan Parenting Akbar

Iklan Landscape Smamda
Tingkatkan Harmoni Pengasuhan di Era Digital, SD Muhammadiyah 1 Kebomas Adakan Parenting Akbar
Pengisi pemateri Dr.M.G Bagus Ani Putra. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 1 Kebomas sukses menyelenggarakan kegiatan parenting bertema “Kidung Rindu Malaikat Kecilku: Ikhlas Mengasuh, Tulus Membimbing — Harmoni Ayah Bunda di Era Digital” pada Sabtu (25/10/2025).  Acara ini menekankan pentingnya keteladanan, senyum, dan komunikasi harmonis dalam mendidik anak di era digital yang penuh tantangan.

Dipandu oleh MC yang energik, Nurul Istiqomah, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber utama Dr. M. G. Bagus Ani Putra yang menyampaikan materi secara mendalam, komunikatif, dan menyentuh hati para orang tua.

Dalam pemaparannya, Dr. Bagus Ani Putra mengawali dengan pesan menggugah bahwa anak yang bertanya adalah anak yang sedang berpikir, dan doa anak merupakan bekal berharga bagi orang tua kelak ketika sudah tiada. Ia menekankan bahwa yang paling dirindukan anak dari orang tuanya adalah teladan yang baik.

“Orang tua perlu memberi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak salat berjamaah dan menunjukkan perilaku positif dalam keluarga, karena keteladanan akan membentuk kebiasaan baik anak hingga dewasa,” tuturnya.

Kesehatan Emosional Keluarga

Selain itu, ia menjelaskan bahwa senyum adalah unsur penting dalam pola pengasuhan. Anak mampu tersenyum hingga 400 kali sehari, sehingga orang tua pun perlu menghadirkan senyuman untuk menjaga suasana hati tetap positif.

Menurutnya, senyum dapat melarutkan ketegangan dan membantu orang tua berpikir lebih logis serta menjaga kesehatan emosional keluarga. Setelah teladan dan senyum, komunikasi menjadi pondasi ketiga yang wajib diperhatikan orang tua.

Dr. Bagus menjelaskan adanya dua jenis nada bicara kepada anak, yakni nada Beta yang ragu-ragu dan tidak stabil, serta nada Alfa yang tenang, terkontrol, dan lebih menarik perhatian. Ia mengingatkan bahwa penggunaan nada Beta secara berlebihan dapat berdampak negatif pada perkembangan otak anak, sehingga komunikasi harus selalu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anak.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Sesi diskusi berlangsung hangat dengan partisipasi aktif para peserta. Kepala SMP Muhammadiyah 4 Kebomas, Makhbub Junaidi, mengajukan pertanyaan mengenai ayah yang jarang tersenyum di rumah karena tekanan pekerjaan.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Bagus menjelaskan bahwa senyum di rumah sebaiknya dimulai dari ibu, karena ketika ibu tersenyum, ayah pun akan lebih mudah ikut tersenyum dan akhirnya tercipta suasana keluarga yang lebih harmonis.

Pertanyaan lain datang dari salah satu peserta, ayah dari Ananda Aqilah Balqis Ayatul Hasna Asshidiqi, tentang apakah kegiatan parenting ini lebih ditujukan kepada ayah atau ibu.

“Parenting merupakan tanggung jawab bersama kedua orang tua, meskipun setiap pihak memiliki fokus dan tantangan masing-masing dalam menjalankan peran pengasuhan,” tegas Dr. Bagus.

Acara yang penuh ilmu dan hikmah ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Muhammad Hilmi Fakhrudin, memberi harapan dan keberkahan bagi setiap keluarga yang hadir. Para orang tua pulang dengan semangat baru untuk menciptakan harmoni dalam pengasuhan, sehingga anak tumbuh sebagai generasi berakhlak, cerdas, dan penuh kasih sayang di tengah perkembangan zaman yang terus berubah. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡