Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan program kerja berupa pengembangan sistem pertanian hidroponik di Desa Morowudi pada (17/4/2026).
Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang pertanian, khususnya untuk mengoptimalkan penggunaan lahan terbatas serta mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan instalasi hidroponik secara simbolis oleh perwakilan mahasiswa KKN kepada pihak desa. Proses penyerahan berlangsung dengan lancar dan disaksikan oleh warga sekitar yang turut menyaksikan secara langsung bentuk serta fungsi dari instalasi yang telah dirancang.
Momentum ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan inovasi sederhana yang dapat diterapkan secara langsung di lingkungan masyarakat.
Instalasi hidroponik yang dikembangkan merupakan hasil perancangan mahasiswa dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh, seperti pipa PVC, rangka besi, serta sistem aliran air yang dirancang secara efisien. Sistem ini menggunakan metode tanam tanpa tanah dengan memanfaatkan larutan nutrisi sebagai sumber utama kebutuhan tanaman, sehingga mampu meminimalisir ketergantungan terhadap kondisi tanah.
Dari sisi teknis, sistem hidroponik ini dirancang agar mudah dioperasikan dan dirawat. Susunan instalasi dibuat bertingkat untuk memaksimalkan kapasitas tanam dalam ruang yang terbatas.
Aliran nutrisi yang bersirkulasi secara kontinu memungkinkan tanaman mendapatkan asupan yang stabil, sehingga dapat menunjang pertumbuhan yang lebih optimal. Jenis tanaman yang dibudidayakan meliputi sayuran daun seperti selada, kangkung, pakcoy, dan bayam yang memiliki masa panen relatif cepat dan bernilai konsumsi tinggi.
Mahasiswa KKN Kelompok 29 menyampaikan, “Melalui program ini, kami berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya sederhana, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan. Hidroponik menjadi salah satu alternatif yang potensial untuk dikembangkan di wilayah dengan keterbatasan lahan dan apalagi di wilayah desa morowudi yang sering terkena banjir saat musim hujan,” ujarnya.
Lebih lanjut, program ini juga dirancang sebagai langkah awal dalam mendorong pemanfaatan teknologi pertanian modern di lingkungan desa. Dengan adanya instalasi hidroponik ini, diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan budidaya tanaman secara mandiri, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari maupun sebagai potensi usaha produktif yang bernilai ekonomis.
Dengan terlaksananya program kerja ini, mahasiswa KKN UMG menunjukkan peran aktif dalam mendukung pembangunan desa melalui inovasi di bidang pertanian.
Keberadaan sistem hidroponik ini diharapkan mampu menjadi pemicu bagi pengembangan pertanian yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan di Desa Morowudi, Dusun Ngepung, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments