Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif Peduli Anak, Suli Da’im Ajak Semua Pihak Lindungi Anak di Era Digital

Iklan Landscape Smamda
Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif Peduli Anak, Suli Da’im Ajak Semua Pihak Lindungi Anak di Era Digital
Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur, Dr. H. Suli Da'im, M.M
pwmu.co -

Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur, Dr. H. Suli Da’im, M.M., menerima Penghargaan Tokoh Inspiratif Peduli Perlindungan Anak dari Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya, Syaiful Bachri, di Ruang Fraksi PAN DPRD Jawa Timur, Rabu (10/6/2026).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Suli Da’im dalam memperjuangkan perlindungan anak melalui berbagai peran yang dijalankannya, baik sebagai anggota DPRD Jawa Timur maupun dalam aktivitas sosial dan pendidikan di tengah masyarakat.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya, Syaiful Bachri, mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas konsistensi Suli Da’im dalam menyuarakan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Perlindungan anak hari ini membutuhkan lebih banyak tokoh yang tidak hanya berbicara, tetapi juga hadir dan terlibat langsung. Bapak Suli Da’im menunjukkan kepedulian tersebut melalui berbagai peran yang beliau jalankan selama ini. Karena itu, kami memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus harapan agar beliau terus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Syaiful, tantangan perlindungan anak saat ini semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi digital. Jika sebelumnya ancaman lebih banyak terjadi di lingkungan fisik, kini anak-anak juga menghadapi berbagai risiko di ruang digital.

Kasus perundungan daring (cyberbullying), eksploitasi anak di media sosial, kecanduan gawai, hingga paparan konten negatif menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat.

Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif Peduli Anak, Suli Da’im Ajak Semua Pihak Lindungi Anak di Era Digital

“Perlindungan anak tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab keluarga atau pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi antara lembaga negara, sekolah, organisasi masyarakat, tokoh publik, media, dan masyarakat luas agar anak-anak mendapatkan haknya untuk tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bermartabat,” jelasnya.

Sementara itu, Suli Da’im menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga amanah untuk terus memperjuangkan perlindungan anak.

“Terima kasih atas penghargaan ini. Saya memandang penghargaan ini bukan untuk pribadi semata, tetapi sebagai pengingat bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Anak-anak hari ini adalah generasi yang akan menentukan wajah Indonesia pada tahun 2045. Karena itu, investasi terbaik bangsa sesungguhnya adalah memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, berkarakter, dan terlindungi,” ungkapnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur itu menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan literasi digital bagi anak, orang tua, dan tenaga pendidik.

Menurutnya, era digital menghadirkan banyak manfaat sekaligus tantangan baru yang harus dihadapi secara bersama-sama.

“Jangan sampai anak-anak kita tumbuh sebagai generasi yang akrab dengan teknologi, tetapi kehilangan perlindungan. Orang tua harus hadir sebagai pendamping, sekolah harus menjadi ruang aman, dan negara harus memastikan regulasi berjalan efektif. Perlindungan anak di era digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang mendesak,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya juga menyampaikan berbagai persoalan yang masih sering ditemukan di masyarakat, mulai dari kekerasan terhadap anak, perundungan, hingga lemahnya pengawasan terhadap aktivitas digital anak.

Karena itu, Syaiful Bachri berharap sinergi antara Komnas Perlindungan Anak Kota Surabaya dan DPRD Jawa Timur dapat terus diperkuat guna menghadirkan langkah-langkah konkret dalam perlindungan anak.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan berbagai langkah nyata sehingga Surabaya dan Jawa Timur benar-benar menjadi wilayah yang ramah anak. Tidak boleh ada lagi ruang bagi kekerasan terhadap anak dalam bentuk apa pun,” katanya.

Pertemuan tersebut menjadi simbol penting bahwa perlindungan anak membutuhkan kerja sama lintas sektor. Penghargaan kepada Suli Da’im sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga oleh kemampuan bangsa dalam menjaga, mendidik, dan melindungi generasi mudanya sejak dini.

Sebab, anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan aman dan terlindungi akan menjadi fondasi lahirnya generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.

Revisi Oleh:
  • Satria - 11/06/2026 05:10
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu