Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mengukur Kompetensi, Meningkatkan Kapabilitas GTK: SMK Models Gelar Fit and Proper Test

Iklan Landscape Smamda
Mengukur Kompetensi, Meningkatkan Kapabilitas GTK: SMK Models Gelar Fit and Proper Test
Kegiatan Fit And Proper test yang diikuti Tim Manajemen SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) pada Selasa (09/06/2026). (Cici Arista/PWMU.CO).
pwmu.co -

Suasana berbeda tampak di lingkungan SMK Muhammadiyah 8 Siliragug (SMK Models) Banyuwangi pada pekan ini.

Jika biasanya pagi hari diisi dengan aktivitas belajar mengajar, kali ini para guru dan tenaga kependidikan (GTK) tampak berkumpul dengan penuh kesungguhan mengikuti rangkaian kegiatan fit and proper test yang kali pertama digelar secara menyeluruh di sekolah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu menjadi salah satu langkah strategis SMK Models dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM).

Pada Selasa (09/06/2026), fit and proper test diikuti oleh tim manajemen sekolah. Sementara itu, pada Rabu (10/06/2026), seluruh guru dan tenaga kependidikan mendapat kesempatan mengikuti proses evaluasi yang sama.

Sejak pukul 08.00 WIB, peserta telah berkumpul untuk mengikuti apel pagi. Kegiatan berawal dengan pembacaan tata tertib serta penyampaian tujuan pelaksanaan fit and proper test. Setelah itu, peserta mengikuti tahapan evaluasi yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.

Fit and Proper Test di SMK Models

Bagi sebagian orang, istilah fit and proper test kerap dikaitkan dengan proses penilaian yang menegangkan. Namun di SMK Models, kegiatan ini justru dimaknai sebagai sarana refleksi dan pemetaan kompetensi untuk mendukung pengembangan diri setiap individu.

Kepala SMK Models, Rudy Agus Setiawan ST menjelaskan bahwa pelaksanaan fit and proper test merupakan respons sekolah terhadap berbagai perubahan yang terus terjadi dalam dunia pendidikan.

“Fit and proper test dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu sumber daya manusia di sekolah. Dunia pendidikan terus mengalami perubahan, baik dari sisi kurikulum, teknologi pembelajaran, tuntutan dunia kerja, maupun harapan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan” terang Rudy.

“Oleh karena itu, sekolah perlu melakukan pemetaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara objektif untuk mengetahui kekuatan, potensi pengembangan, serta kebutuhan peningkatan kompetensi yang diperlukan agar visi sekolah dapat tercapai secara optimal” ujarnya.

Menurut Rudy, upaya peningkatan kualitas sekolah harus dimulai dari kesiapan sumber daya manusianya. Karena itulah, sebelum diterapkan kepada seluruh GTK, evaluasi serupa terlebih dahulu diberikan kepada tim manajemen sekolah.

Langkah tersebut menjadi simbol bahwa budaya evaluasi dan pengembangan diri tidak hanya ditujukan kepada guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga berlaku bagi para pemimpin sekolah. Dengan demikian, proses peningkatan mutu dapat berjalan secara adil dan menyeluruh.

“Manajemen sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan, budaya kerja, dan kualitas layanan pendidikan” tegas Rudy.

“Dengan melakukan evaluasi terlebih dahulu kepada manajemen, sekolah ingin menunjukkan bahwa proses ini bukan sekadar penilaian terhadap bawahan, tetapi merupakan bagian dari budaya evaluasi yang berlaku untuk semua unsur organisasi secara adil dan profesional” jelasnya.

Berlangsung Jelang Liburan 

Pelaksanaan fit and proper test menjelang masa liburan sekolah juga memiliki pertimbangan tersendiri. Hasil evaluasi yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun program pengembangan sumber daya manusia pada tahun ajaran berikutnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Selain itu, masa liburan dapat dimanfaatkan sebagai momentum refleksi, pelatihan, maupun penguatan kompetensi sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Menariknya, aspek yang dinilai dalam kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan mengajar dan kompetensi teknis sesuai bidang pekerjaan. Sekolah juga memberikan perhatian besar terhadap karakter dan soft skills yang menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan.

Lebih dari sekadar mengukur kemampuan teknis, fit and proper test juga memberi ruang untuk melihat berbagai aspek yang mendukung profesionalisme seorang pendidik dan tenaga kependidikan.

Sikap kerja, kemampuan beradaptasi, komitmen terhadap institusi, hingga kesiapan menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang menjadi bagian dari gambaran kompetensi yang ingin dipetakan sekolah.

Bagi SMK Models, guru dan tenaga kependidikan bukan hanya pelaksana tugas administratif maupun pembelajaran. Mereka adalah figur yang setiap hari menjadi contoh bagi peserta didik. Oleh karena itu, kualitas karakter dinilai sama pentingnya dengan kompetensi profesional.

Meski demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa fit and proper test bukanlah instrumen untuk mencari kelemahan ataupun memberikan sanksi kepada peserta yang belum mencapai standar tertentu.

Sebaliknya, hasil evaluasi akan digunakan sebagai dasar pembinaan dan pengembangan kompetensi.

“Bagi GTK yang hasilnya belum memenuhi standar tertentu, sekolah akan mengutamakan pendekatan pembinaan melalui program pelatihan dan pendampingan, coaching dan mentoring, penugasan yang sesuai dengan potensi yang dimiliki, serta evaluasi berkala untuk melihat perkembangan kompetensi” kata Rudy.

Komitmen Bertumbuh dan Berbenah

Melalui program ini, SMK Models menargetkan terpetakannya kompetensi seluruh GTK secara lebih akurat dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Hasil pemetaan tersebut harapannya mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, memperkuat budaya kerja yang profesional dan kolaboratif. Serta meningkatkan kemampuan guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran berbasis teknologi dan kebutuhan dunia industri.

Program fit and proper test perdana ini bukan sekadar agenda evaluasi rutin. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SMK Models untuk terus bertumbuh, berbenah, dan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.

Pada era perubahan yang terus bergerak cepat, kualitas sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh sarana dan program yang dimiliki. Tetapi juga oleh SDM yang ada di dalamnya yang terus belajar, berkembang, dan siap menghadapi masa depan.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 11/06/2026 00:05
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu