Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Atlet MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi Raih Juara III Putri pada Kejuaraan Tapak Suci Piala Rektor UMLA

Iklan Landscape Smamda
Atlet MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi Raih Juara III Putri pada Kejuaraan Tapak Suci Piala Rektor UMLA
Nazhimah Farfasyah saat menerimah piagam penghargaan juara III putri Tapak Suci Kelas E Piala Rektor UMLA (Adam/PWMU.CO)
pwmu.co -

Atlet Tapak Suci MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam Kejuaraan Tapak Suci Piala Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang berlangsung di Dome UMLA pada Jumat–Sabtu (31/7–1/8/2026), madrasah ini berhasil meraih Juara III kategori Pra Remaja Putri Kelas E.

Prestasi tersebut diraih setelah melalui persaingan yang ketat dengan pesilat dari berbagai sekolah dan perguruan Tapak Suci. Berbekal latihan yang konsisten, mental bertanding yang kuat, serta kemampuan menjaga fokus di setiap pertandingan, atlet MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi mampu mengamankan posisi ketiga.

Selama kejuaraan berlangsung, setiap pertandingan menyuguhkan duel dengan tempo tinggi yang menguji kemampuan teknik, strategi, sekaligus pengendalian emosi para atlet. Di tengah tekanan tersebut, atlet MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi mampu tampil tenang dan disiplin menjalankan instruksi pelatih hingga berhasil menyelesaikan setiap ronde dengan baik.

Peraih medali, Nazhimah Farfasyah, mengaku keberhasilannya tidak lepas dari upaya mengendalikan rasa gugup sebelum bertanding. Ia memilih untuk fokus menjalani pertandingan tanpa membebani diri dengan target yang berlebihan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas hasil ini. Saat memasuki arena, saya berusaha mengendalikan rasa gugup dan hanya fokus pada pertandingan. Saya tidak ingin memikirkan menang atau kalah karena itu justru membuat pikiran terbebani. Yang saya lakukan adalah mengikuti arahan pelatih, menjaga konsentrasi, dan berusaha memberikan penampilan terbaik di setiap ronde,” ujarnya.

Nazhimah menambahkan, menjaga fokus membuatnya lebih percaya diri dalam mengambil keputusan selama bertanding. Ia berharap pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar dapat meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan berikutnya.

Pembina Tapak Suci MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Adam, mengatakan bahwa pembinaan mental menjadi salah satu materi utama dalam setiap latihan. Menurutnya, kemampuan menjaga fokus sering kali menjadi penentu kemenangan di arena pertandingan.

“Banyak pertandingan tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi oleh siapa yang mampu menjaga fokus hingga peluit terakhir berbunyi. Karena itu kami selalu mengingatkan atlet agar tidak terpengaruh oleh sorakan penonton, nama besar lawan, maupun bayangan tentang hasil akhir. Fokus pada pertandingan, jalankan strategi dengan disiplin, dan percaya pada proses latihan yang telah dijalani. Ketika mental tetap terjaga, kemampuan yang dimiliki akan keluar dengan sendirinya,” jelasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Pembentukan Karakter Didik

Apresiasi atas prestasi tersebut juga disampaikan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Ahmad Fendi, SH. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan bertanding, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan fokus merupakan modal utama untuk meraih keberhasilan. Kami ingin peserta didik memahami bahwa setiap kemenangan diawali dari proses yang panjang. Apa yang dipelajari di arena Tapak Suci bukan hanya teknik bela diri, tetapi juga tentang kesabaran, pengendalian emosi, tanggung jawab, dan keberanian menghadapi tantangan. Nilai-nilai itu akan menjadi bekal penting, baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

Keberhasilan meraih Juara III Pra Remaja Putri Kelas E menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi. Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan ekstrakurikuler yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan peserta didik yang berprestasi sekaligus berkarakter.

Lebih dari sekadar membawa pulang piala, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa prestasi lahir melalui proses yang panjang. Latihan rutin, kedisiplinan, doa, dukungan orang tua, serta bimbingan pelatih menjadi rangkaian ikhtiar yang mengantarkan atlet meraih hasil terbaik.

Semangat inilah yang diharapkan terus tumbuh di kalangan peserta didik MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, bahwa keberhasilan bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang kesungguhan menjalani setiap proses dengan penuh keyakinan dan pantang menyerah. (*)

SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu