Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

TK ABA 25 Gondanglegi Matangkan Asesmen Awal Murid Baru Bersama Orang Tua

Iklan Landscape Smamda
TK ABA 25 Gondanglegi Matangkan Asesmen Awal Murid Baru Bersama Orang Tua
Pimpinan Cabang Aisyiah (PCA) berkolaborasi dengan dewan guru dalam menyiapkan Assesmen awal siswa- siswi KB 03 danTK ‘Aisyiah Bustanul Athfal 25 Fajar Harapan Gondanglegi Malang (Rizka Sri Wulandari/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Cabang (PCA) Aisyiyah Gondanglegi bersama jajaran guru KB 03 dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 25 Fajar Harapan menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan pelaksanaan asesmen awal peserta didik tahun ajaran 2026/2027, Selasa (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memetakan kemampuan, karakter, serta kebutuhan belajar setiap anak sebelum proses pembelajaran dimulai.

Kepala TK ABA 25 Fajar Harapan, Titik Boyong Riwayati, S.Pd., menjelaskan bahwa asesmen awal merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Asesmen ini dilakukan untuk mengetahui titik awal kemampuan siswa sekaligus melihat capaian perkembangan mereka secara holistik,” ujarnya.

Melalui rapat tersebut, pengurus PCA Aisyiyah bersama kepala TK dan dewan guru menyusun mekanisme pelaksanaan asesmen agar berjalan efektif. Dalam pelaksanaannya, setiap peserta didik akan didampingi oleh seorang guru yang melakukan observasi secara langsung. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat mengenai minat, bakat, karakter, serta gaya belajar masing-masing anak.

Hasil observasi kemudian akan menjadi dasar bagi sekolah dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih tepat. Guru dapat menentukan metode, pendekatan, maupun stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan setiap peserta didik sehingga proses belajar berlangsung lebih optimal.

Selain melibatkan guru, sekolah juga mengajak orang tua berperan aktif dalam proses asesmen. Informasi mengenai kebiasaan anak di rumah menjadi pelengkap hasil pengamatan guru di sekolah. Sinergi tersebut diharapkan mampu menyamakan persepsi antara sekolah dan keluarga mengenai aspek perkembangan yang perlu mendapat perhatian lebih awal.

SMPM 5 Pucang SBY

Titik menjelaskan bahwa asesmen awal juga memberikan manfaat bagi orang tua. Melalui hasil asesmen, orang tua dapat memahami kemampuan anak secara lebih objektif sehingga tidak memberikan tuntutan yang melebihi tahap perkembangannya. Di sisi lain, sekolah dapat mendeteksi lebih dini apabila terdapat hambatan perkembangan maupun kebutuhan khusus yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.

“Komunikasi dengan orang tua sangat penting untuk membangun sinergi dalam mendampingi perkembangan peserta didik sehingga mampu menghasilkan proses pembelajaran yang berkualitas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penyampaian hasil asesmen akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kemitraan, komunikasi positif, dan tanpa memberikan pelabelan terhadap anak. Dengan demikian, asesmen menjadi sarana untuk menemukan solusi terbaik dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik, bukan sebagai alat penilaian yang menghakimi.

Melalui pelaksanaan asesmen awal ini, KB 03 dan TK ABA 25 Fajar Harapan berharap kolaborasi antara sekolah dan orang tua dapat terus terjalin selama proses pendidikan berlangsung. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan anak sekaligus mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu