Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) Kota Surabaya bersama Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) menggelar kejuaraan drumband antarpelajar yang berpusat di Kodikal Perak, Surabaya. TK Aisyiyah 64 menampilkan teater kebudayaan Jawa sebagai pembelajaran untuk menumbuhkan kemandirian anak.
Kepala Sekolah TK Aisyiyah 64, Mutmainah, S.Pd., menegaskan bahwa partisipasi dalam kejuaraan ini bukan sekadar mengejar trofi juara, melainkan sebuah ruang bagi anak didik untuk melatih kemandirian dan membangun keberanian tampil di hadapan publik.
“Kompetisi ini menjadi ruang bagi anak didik untuk melatih kemandirian sekaligus keberanian tampil di hadapan publik sejak usia dini,” jelas Mutmainah.
Kompetisi ini sendiri melibatkan seluruh jajaran TK di bawah naungan organisasi yang telah memiliki unit korps musik resmi. Dimulai sejak pagi hari pukul 07.00 WIB lewat upacara pembukaan resmi. Kompetisi utama digulirkan tepat satu jam setelahnya .
Dalam kejuaraan ini, kontingen dari TK Aisyiyah 64 yang berlokasi di Jalan Wonorejo 4 Nomor 97 mendapatkan nomor urut tampil 12. Rombongan siswa-siswi tersebut dijadwalkan turun ke arena perlombaan pada pukul 10.00 WIB.
“Harapannya agar anak-anak bisa mandiri dan menampilkan yang terbaik. Supaya mereka berani untuk tampil di depan penonton,” ujar Mutmainah di sela-sela persiapan kompetisi.
Penampilan dari perwakilan TK Aisyiyah 64 ini mencuri perhatian berkat perpaduan konsep visual yang kontras. Anak-anak memasuki lapangan dengan mengenakan kostum bergaya The King’s Guard atau penjaga kerajaan Inggris, lengkap dengan perpaduan warna hitam dan merah mencolok.

Meski kondisi cuaca di sekitar lokasi perlombaan cukup terik menyengat, para siswa tetap menunjukkan antusiasme tinggi saat membawakan lagu daerah “Suwe Ora Jamu”. Menariknya, aransemen musik drumband tersebut dikombinasikan dengan pertunjukan teater mini yang menampilkan seorang aktor berbaju khas Jawa tengah mengendarai sepeda kayuh di tengah formasi penampil.
Langkah kolaboratif ini sengaja diambil guna menyuntikkan unsur kebudayaan lokal di dalam disiplin korps musik modern. Sejumlah wali murid dan penonton yang memadati area Kodikal Perak memberikan apresiasi atas ketahanan fisik serta keceriaan yang ditunjukkan oleh para peserta didik sepanjang performa berlangsung.





0 Tanggapan
Empty Comments