Sebanyak 47 siswa KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 10 Kalijaten mengikuti kegiatan Trial Class di SD Muhammadiyah 1–2 Taman Sidoarjo (SD Mumtaz) pada Rabu (13/5/2026).
Kegiatan bertema “Serunya Mengenal Jajanan Tradisional” tersebut menjadi bagian dari pengenalan suasana belajar di sekolah dasar bagi anak usia dini.
Agenda diawali dengan senam bersama di halaman sekolah yang dipandu guru olahraga SD Mumtaz, Dwi Mulyono, S.Pd., bersama sejumlah guru pendamping. Para siswa mengikuti gerakan senam dengan antusias dalam suasana yang tertib dan menyenangkan.
Setelah senam bersama, siswa KB-TK ABA 10 Kalijaten dibagi menjadi empat kelompok untuk mengikuti pembelajaran di kelas yang berbeda. Dalam pembelajaran itu, siswa dikenalkan pada berbagai jenis jajanan tradisional sekaligus mengikuti aktivitas mewarnai gambar makanan tradisional.
Melalui trial class tersebut, siswa tidak hanya belajar mengenal kuliner tradisional, tetapi juga dilatih untuk berinteraksi dan mengikuti suasana pembelajaran di kelas. Selama kegiatan berlangsung, siswa KB-TK ABA 10 Kalijaten belajar bersama siswa kelas I SD Mumtaz.
Guru kelas I SD Mumtaz, Afi Listianasari, S.Pd., yang mendampingi salah satu kelas, menyampaikan bahwa trial class berlangsung dengan baik dan diikuti siswa secara aktif.
“Alhamdulillah, trial class bersama KB-TK ABA 10 Kalijaten sangat menyenangkan dan penuh antusias. Biarpun masih kecil, anak-anak ini sudah bisa mengikuti alur belajar di kelas 1. Saat diminta maju ke depan, mereka langsung mau tanpa harus dibujuk. Ini menunjukkan bahwa adik-adik KB-TK ABA 10 Kalijaten sudah siap belajar di jenjang berikutnya,” ujarnya.
Selain guru, orang tua siswa juga memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Salah satu wali murid, Mama Melvin dan Nico, menilai suasana pembelajaran di SD Mumtaz berlangsung nyaman dan mendukung proses belajar anak.
“Saya sangat tertarik saat pembelajaran di kelas dengan ibu gurunya, cakap dan murah senyum. Ruangan kelas nyaman, tidak panas. Anak-anak terlihat senang dan bersemangat mengikuti kegiatan,” tuturnya.
Program trial class ini menjadi bagian dari pengenalan lingkungan sekolah dasar agar siswa lebih siap mengikuti proses pembelajaran pada jenjang berikutnya. Selain mengenalkan jajanan tradisional sebagai bagian dari budaya Nusantara, kegiatan tersebut juga melatih keberanian, kerja sama, dan rasa percaya diri siswa dalam mengikuti aktivitas belajar di kelas.
Melalui agenda tersebut, sekolah berharap siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membantu proses adaptasi menuju pendidikan dasar.





0 Tanggapan
Empty Comments