Universitas Muhammadiyah Malang kembali membuka peluang bagi pelajar berprestasi melalui program Beasiswa Jalur Prestasi Non Akademik (Minat dan Bakat). Program ini secara khusus menyasar siswa aktif organisasi seperti OSIS, MPK, dan IPM, dengan keunggulan utama berupa tanpa tes masuk.
Program ini menjadi langkah strategis UMM dalam menjaring calon pemimpin muda yang telah memiliki pengalaman kepemimpinan sejak di bangku sekolah. Kampus yang dikenal sebagai “Kampus Putih” ini ingin memberikan ruang bagi talenta non-akademik untuk berkembang di pendidikan tinggi.
Salah satu daya tarik utama program ini adalah keringanan biaya pendidikan. Penerima beasiswa akan mendapatkan potongan Biaya Studi Semester (BSS) pada semester pertama sebesar 50% hingga 75%, tergantung program studi yang dipilih.
Wakil Rektor II UMM, Ahmad Juanda, menjelaskan bahwa jalur ini dirancang khusus bagi siswa yang memiliki rekam jejak kepemimpinan di sekolah.
“Melalui potongan biaya studi ini, kami berharap dapat menjaring dan mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh sebagai pionir pemimpin bangsa di masa depan,” ujarnya.
Program beasiswa ini terbuka bagi lulusan SMA/sederajat tahun 2024 hingga 2026. Untuk mengikuti seleksi, calon mahasiswa diwajibkan melampirkan surat tugas atau bukti keaktifan sebagai pengurus organisasi dari sekolah.
Selain itu, beberapa program studi seperti Biologi, Matematika, dan PGSD mensyaratkan surat keterangan dokter yang menyatakan tidak buta warna.
Pendaftaran Beasiswa Jalur Prestasi ini telah dibuka sejak 1 April dan akan ditutup pada 25 Juni 2026. Calon pendaftar dapat memantau hasil seleksi secara berkala melalui laman resmi UMM setelah proses verifikasi berkas selesai dilakukan.
“Mari bersama-sama mencetak sejarah baru dan menjadi pemimpin masa depan yang tangguh serta berdaya saing global melalui UMM,” tutup Juanda.





0 Tanggapan
Empty Comments