Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Umsida Raih Juara 3 KTI Nasional IKPI Lewat Gagasan Smart Tax Governance

Iklan Landscape Smamda
Umsida Raih Juara 3 KTI Nasional IKPI Lewat Gagasan Smart Tax Governance
Umsida Raih Juara 3 KTI Nasional IKPI Lewat Gagasan Smart Tax Governance. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Tim Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) berhasil meraih Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Nasional atau Call for Paper dalam rangka HUT ke-61 Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Kompetisi yang mengusung tema “Sinergi Reformasi Pajak dan Akuntansi untuk Kepatuhan Berkelanjutan dan Penguatan Ekosistem Investasi Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut diikuti 252 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi di Indonesia.

Tim Umsida yang beranggotakan Ruci Arizanda Rahayu, SE, MSA, Ak, CA, CRP, Endra Wahyu Ningdiyah, dan Jihan Azzehra Earlyta mengusung karya berjudul “Smart Tax Governance Index untuk Mewujudkan Sustainable Taxation Compliance dan Penguatan Ekosistem Investasi Tahun 2045”.

Angkat Tata Kelola Perpajakan Berkelanjutan

Ruci selaku ketua tim menjelaskan, gagasan tersebut berangkat dari kebutuhan untuk melihat perpajakan tidak hanya dari sisi penerimaan negara, tetapi juga kepatuhan wajib pajak dan iklim investasi.

“Kami melihat persoalan perpajakan ke depan tidak cukup hanya dilihat dari bagaimana meningkatkan penerimaan negara. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana membangun kepatuhan pajak yang berkelanjutan sekaligus menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan memberikan kepastian bagi investor,” jelasnya.

Gagasan tersebut diwujudkan melalui Smart Tax Governance Index (STGI). Indeks ini mengintegrasikan empat dimensi utama, yakni digitalisasi, transparansi, pengungkapan ESG, dan corporate governance.

“Jadi sederhananya, kami ingin mengubah tata kelola perpajakan yang selama ini bersifat terpisah-pisah menjadi sesuatu yang bisa diukur secara lebih komprehensif,” ujar dosen Program Studi Akuntansi tersebut.

Menurut Ruci, STGI dapat menjadi pendekatan untuk menjawab sejumlah persoalan dalam perpajakan, mulai dari kepatuhan pajak berkelanjutan, kompleksitas administrasi, transparansi, risiko sengketa, ketidakpastian regulasi, hingga pengelolaan risiko perpajakan perusahaan.

Karya Umsida Tembus 10 Besar Nasional

Dari 252 peserta, karya tim Umsida berhasil masuk 10 besar nasional dan melaju ke babak Best of Ten.

Pada tahap tersebut, tim Umsida berhadapan dengan sejumlah finalis dari perguruan tinggi dan institusi ternama di Indonesia.

SMPM 5 Pucang SBY

Dalam penyusunan karya, tim tidak berhenti pada gagasan konseptual. Ruci menjelaskan, penelitian dilakukan melalui kajian literatur, regulasi perpajakan, serta pedoman tata kelola perpajakan untuk menentukan indikator yang relevan.

“Setelah indikator ditentukan, kami melakukan normalisasi data, menghitung skor masing-masing dimensi, kemudian membentuk indeks komposit STGI,” terangnya.

Selanjutnya, model tersebut diuji secara kuantitatif menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2025.

Menurut Ruci, salah satu tantangan dalam penyusunan karya tersebut adalah menerjemahkan konsep yang kompleks menjadi sebuah indeks yang dapat diukur.

Tim juga harus memastikan setiap indikator memiliki dasar teoritis sekaligus dapat dipertanggungjawabkan secara empiris.

Bagi Ruci, capaian dalam Lomba KTI Nasional IKPI tersebut bukan sekadar prestasi dalam kompetisi. Ia berharap pencapaian itu dapat mendorong tumbuhnya budaya riset dan inovasi di lingkungan Umsida.

“Prestasi ini bagi kami bukan tujuan akhir, tetapi menjadi bukti bahwa dari Umsida pun bisa lahir gagasan yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi dan institusi terbaik di Indonesia,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 29/08/2026 17:14
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu