Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Usung Tema “Saling Temu, Saling Tumbuh”, PK IMM Ibnu Taimiyah Sukses Gelar Mastakom 2026

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Usung Tema “Saling Temu, Saling Tumbuh”, PK IMM Ibnu Taimiyah Sukses Gelar Mastakom 2026
Foto bersama peserta Masa Ta’aruf Komisariat (Mastakom) 2026 PK IMM Ibnu Taimiyah Universitas Muhammadiyah Lamongan, Ahad (25/10/2026). Foto: Bulan Septia Rohmawati.
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ibnu Taimiyah Universitas Muhammadiyah Lamongan sukses menyelenggarakan Masa Ta’aruf Komisariat (Mastakom) 2026, Sabtu-Ahad (24–25/11/2026).

Dengan tema “Saling Temu, Saling Tumbuh: Awal Mula Cerita Kita di IMM”, agenda yang bertempat di Gedung SMK Muhammadiyah 5 Babat ini menjadi wadah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia pergerakan sekaligus menguatkan barisan kader.

Rangkaian acara yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dibuka secara hangat oleh Melly selaku Master of Ceremony (MC).

Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat Hidayat melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Gelora semangat seluruh hadirin kian terbakar ketika Marwah memandu pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu mars Muhammadiyah Sang Surya, serta Mars IMM.

Sambutan Menginspirasi

Semangat para peserta semakin terpacu melalui deretan sambutan yang menginspirasi. Ucapan selamat datang dan motivasi disampaikan langsung oleh Ketua Panitia, Immawan Muhammad Haedar Zulkarnaen, bersama Ketua Umum PK IMM Ibnu Taimiyah, Immawati Illiyun.

Turut hadir memberikan dukungan moral sekaligus penguatan pergerakan, perwakilan dari Pimpinan Cabang (PC) IMM Lamongan yang menjabat sebagai Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK), Moch Alifudin.

Dalam kesempatannya, Ketua Panitia, Immawan Muhammad Haedar Zulkarnaen, menekankan bahwa perbedaan latar belakang dan pengalaman para peserta justru menjadi modal awal untuk saling belajar dan melengkapi.

Ia menyerukan agar para mahasiswa baru senantiasa memegang teguh prinsip “Anggun dalam Moral, Unggul dalam Intelektual, dan Radikal dalam Gerakan”.

Melalui nilai-nilai tersebut, ia berharap peserta tidak sekadar mengenal IMM di atas kertas, melainkan benar-benar mampu membangun kerja sama yang nyata, mengasah pola pikir kritis, serta berani mengambil peran positif di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PK IMM Ibnu Taimiyah, Immawati Illiyun, memberikan pemaparan serta arahan hangat bagi seluruh mahasiswa baru yang resmi berproses di rumah pergerakan PK IMM Ibnu Taimiyah.

Guna meluruskan niat dan memantapkan komitmen para kader muda sejak dini, Illiyun menekankan pentingnya memaknai setiap dinamika pergerakan sebagai ladang ibadah.

Ia mengingatkan bahwa perjuangan di IMM tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada setiap pengorbanan serta keikhlasan di sepanjang prosesnya. Melalui pemikiran tersebut, Illiyun menyampaikan sebuah pesan mendalam.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

“Setiap usaha yang kita curahkan, serta setiap peluh dan rasa lelah yang nantinya kita lewati dalam berproses bersama, insyaAllah akan menjelma menjadi pundi-pundi amalan kebaikan yang indah di sisi Allah SWT”  terangnya.

Pergerakan Mahasiswa Era Modern

Menyambung hal tersebut, Ketua Bidang RPK PC IMM Lamongan, Moch Alifudin, turut memberikan orientasi pergerakan bagi para peserta Mastakom.

Ia menggarisbawahi bahwa pergerakan mahasiswa di era modern menuntut keutuhan kualitas diri yang seimbang—baik dari dalam diri (internal) maupun dalam wujud tindakan nyata di luar (eksternal).

Penjelasan ini mengarah pada pentingnya pembentukan karakter kader yang komprehensif. Seorang kader tidak boleh hanya mahir berteori di dalam ruangan, tetapi juga harus lihai membaca realitas sosial dan beradaptasi dengan tantangan zaman.

“Sebagai kader IMM, kita tidak boleh hanya unggul dari satu sisi. Setiap kader harus memiliki kemampuan yang kuat, baik kapasitas internal seperti keteguhan mental dan kedalaman ilmu, maupun kemampuan eksternal dalam berinteraksi, berjejaring, dan menjawab tantangan zaman” pesannya.

Mastakom 2026 ini melahirkan pesan mendalam bahwa menjadi mahasiswa bukan sekadar mengejar nilai akademis di dalam ruang perkuliahan. Melainkan tentang keberanian melangkah keluar untuk berproses, menempa diri, dan menebar kebermanfaatan bagi sesama.

IMM hadir bukan sekadar sebagai wadah berorganisasi, melainkan sebagai “rumah kedua” tempat tumbuh bersama dalam balutan ikatan kekeluargaan dan persaudaraan profetik.

Pelajaran berharga (lesson learned) yang dapat dipetik dari kegiatan ini adalah pentingnya rasa saling melengkapi di tengah perbedaan.

Keragaman latar belakang bukan alasan untuk terpisah, melainkan kekuatan awal untuk saling belajar, memupuk empati, dan memperkuat barisan pergerakan.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 28/10/2026 01:48
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu