Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sari Bumi Sidoarjo mempelajari pengelolaan pendidikan inklusif dan manajemen sekolah melalui studi tiru di SD Mumtaz (SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman), Senin (26/10/2026).
Kunjungan yang dipimpin Kepala Sekolah Fahad Ubay Rusdiawan ini menjadi kesempatan bagi LPI Sari Bumi untuk mengenal lebih jauh praktik penyelenggaraan pendidikan inklusif, mulai dari layanan bagi siswa berkebutuhan khusus hingga pengelolaan pembelajaran di sekolah.
Kegiatan diawali dengan diskusi dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sekolah. Dalam sesi tersebut, pihak SD Mumtaz menyampaikan pengalaman mereka dalam menyelenggarakan kelas inklusif serta mengelola kegiatan pendidikan di sekolah.
Rombongan LPI Sari Bumi juga mengamati secara langsung proses pembelajaran siswa inklusif. Mereka melihat pendampingan yang diberikan Guru Pendidikan Khusus (GPK) serta interaksi siswa dalam lingkungan sekolah.
Pengamatan tersebut memberikan gambaran kepada rombongan mengenai pelaksanaan pendidikan inklusif dalam kegiatan belajar sehari-hari. Selain memperhatikan proses pembelajaran, kunjungan ini juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman mengenai pengelolaan sekolah.
Fahad Ubay Rusdiawan menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar dan keterbukaan pihak SD Mumtaz dalam berbagi pengalaman.
“Banyak ilmu yang kami dapat dari SD Mumtaz, khususnya dalam pengelolaan sekolah inklusif dan manajerial sekolah. Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan keramahan SD Mumtaz dalam berbagi praktik baik,” ujar Fahad Ubay Rusdiawan, Kepala Sekolah SD Islam Sari Bumi.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 1 Taman, Rahadian Arif Rahman, S.S., M.AP., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap pertukaran pengalaman antara kedua lembaga pendidikan dapat berlanjut melalui kunjungan balasan.
“Kami senang dan merasa terhormat mendapat kunjungan dari LPI Sari Bumi. Insyaallah lain kali SD Mumtaz juga akan berkunjung balik ke Sari Bumi, untuk mempelajari pembelajaran Al Qur’an di sana,” ujar Rahadian Arif Rahman, S.S., M.AP.
Rencana kunjungan balasan tersebut membuka peluang bagi kedua lembaga untuk saling mempelajari praktik pendidikan yang diterapkan. Jika kunjungan LPI Sari Bumi berfokus pada pengelolaan sekolah inklusif dan manajemen sekolah, SD Mumtaz berencana mempelajari pembelajaran Al-Qur’an di LPI Sari Bumi.
Melalui pertukaran pengalaman ini, kedua lembaga diharapkan dapat memperoleh masukan yang relevan untuk pengembangan pembelajaran dan pengelolaan sekolah masing-masing. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments