Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wake Up Call UMM Hadirkan Film SELARAS dan Ruang Dialog Kesehatan Mental

Iklan Landscape Smamda
Wake Up Call UMM Hadirkan Film SELARAS dan Ruang Dialog Kesehatan Mental
Wake Up Call UMM Hadirkan Film SELARAS dan Ruang Dialog Kesehatan Mental. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Melalui kolaborasi lintas disiplin, mahasiswa Ilmu Komunikasi peminatan Audio Visual Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menayangkan film pendek berbasis riset ilmiah berjudul “SELARAS” dalam perhelatan Wake Up Call – Before Too Late di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 5 UMM (6/6/2026).

Acara ini tak sekadar menjadi eksibisi karya seni, melainkan wujud nyata forum edukasi yang mempertemukan 122 penonton untuk membedah langsung isu psikologis bersama pakar di bidangnya.

Berbeda dengan karya sineas mahasiswa pada umumnya, film berdurasi 20 menit hasil produksi Imajoy Pictures ini digarap melalui tahapan riset yang komprehensif.

Sutradara film, Ananda Reza Mahardhika, menyampaikan bahwa tim yang terdiri dari 22 kru mahasiswa ini secara intensif berkonsultasi dengan Dosen Keperawatan Jiwa Fakultas Ilmu Kesehatan UMM, Muhammad Ari Arfianto, M.Kep., Sp.Kep.J.

Pendampingan tersebut difokuskan untuk membedah realita klinis, psikologis, hingga dampak sosial dari penderita yang mengalami kondisi kehilangan ingatan.

Wake Up Call UMM Hadirkan Film SELARAS dan Ruang Dialog Kesehatan Mental
Penayangan film Selaras. (Istimewa/PWMU.CO)

“Riset menjadi bagian yang sangat penting dalam proses pengembangan film ini. Kami ingin memastikan bahwa isu yang diangkat tidak hanya menjadi elemen cerita, tetapi juga memiliki dasar pemahaman yang kuat,” ujar Reza.

Pasca pemutaran karya, agenda dilanjutkan dengan sesi bedah film dan diskusi interaktif yang dipandu oleh Psikolog dari Layanan Psikolog Langkahati, Nur Ulfi Lutfiyah, M.Psi.

Ia menggarisbawahi bahwa pemanfaatan media film merupakan strategi pendekatan yang terbukti sangat efektif untuk membongkar stigma dan membuka ruang diskusi publik yang lebih luas mengenai isu-isu kesehatan mental.

SMPM 5 Pucang SBY

“Melalui narasi cerita yang dekat dengan dinamika kehidupan masyarakat kita, pesan-pesan psikologis yang kompleks dapat direpresentasikan dengan sangat baik sehingga lebih mudah dipahami dan diterima oleh audiens,” tegas Ulfi di hadapan para peserta.

Secara keseluruhan, karya audiovisual “SELARAS” membawakan tema sentral mengenai keluarga, kepingan memori, serta esensi hubungan antarmanusia.

Pengumpulan data dari literatur kesehatan jiwa dan observasi pengalaman nyata menjadi landasan krusial bagi seluruh kru dalam membangun kedalaman karakter, letupan emosi, serta dinamika konflik yang disajikan agar relevan dengan realita di masyarakat.

Tingginya antusiasme penonton selama jalannya pemutaran dan diskusi menegaskan bahwa kepedulian terhadap isu kesehatan mental kini kian menguat di kalangan generasi muda.

Pesan penting dari perhelatan edukatif ini adalah ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk tidak lagi abai terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar.

Melalui empati, kepedulian yang tulus, serta pembangunan komunikasi yang sehat, setiap individu diharapkan mampu menjadi ruang aman bagi keluarga untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih harmonis.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 19/06/2026 11:25
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu