Berbekal panduan dari Budi Irawan, Ahad (07/06/2026), PWMU.CO menyusuri bangunan di Pandean Gang I No. 36, Kelurahan Peneleh. Bangunan yang difungsikan sebagai sekolah Muhammadiyah saat pindah dari Peneleh Gang VII. Sekolah Hollandsch-Inlandsche School (HIS) yang setara dengan Sekolah Dasar (SD) ini pindah ke Pandean sekitar tahun 1924.
“Bangunan ini dulu pernah digunakan sebagai sekolah Muhammadiyah. Karena muridnya yang membludak, sebagian murid pindah ke sini untuk proses belajar-mengajarnya,” jelas Budi Irawan, anggota Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.
Alasan pemindahan lokasi sekolah itu memang masih ada 2 versi. Menurut Budi yang asli kelahiran Pandean, yang pindah ke Pandean hanyalah sebagian murid. Sementara murid lainnya masih belajar di Peneleh Gang VII.
“Dengan demikian ada 2 lokasi yang digunakan sebagai sekolah Muhammadiyah pada saat itu. Satunya di Pandean Gang I, dan satunya lagi tetap di Peneleh VII,” jelas Budi yang kelahiran Pandean.
Namun, pendapat itu diabaikan oleh pegiat Begandring Soerabaia, Kuncarsono Prasetyo. Menurutnya, pemindahan itu tidak hanya sebagian. Tapi seluruh siswa dipindah ke Pandean. Sehingga hanya ada 1 bangunan sekolah. Didirikan pada 1922 di Peneleh VII, dan pindah ke Pandean I pada 1924.
“Karena bangunan di Peneleh sudah tidak mampu menampung murid yang membludak, dicarilah bangunan yang lebih luas. Ketemulah bangunan di Pandean gang I itu,” jelas Kuncar.
Ada 1 perbedaan, tapi 2 persamaan pandangan selaras antara keduanya. Persamaan pertama, soal pemilik bangunan-tanah sekolah Muhammadiyah itu. Baik di Pandean maupun Peneleh, adalah milik dari “ayah” dari Abdullatif Zain. (Tentang tokoh ini, bisa dibaca: Namanya Belum Ketemu, Inilah Tokoh Penting Muhammadiyah yang Disebut Bung Karno).
Persamaan kedua antara Budi dan Kuncar, soal jumlah murid HIS pertama Muhammadiyah di Surabaya itu. Keduanya mencatat jika antusiasme masyarakat yang luar biasa membuat jumlah murid membludak. Hingga akhirnya harus berpindah lokasi ke Pandean Gang I.
“Di kemudian hari, sekolah ini pindah lagi ke seberang sungai kalimas. Tepatnya di jalan Genteng Scout, yang kemudian hari berubah menjadi jalan Genteng Muhammadiyah. Pindahnya sekitar tahun 1928,” tambah Kuncar yang sudah 12 tahunan meneliti kawasan Peneleh.
Selanjutnya: Lokasi Dekat Sumur Jobong, Peninggalan Majapahit





0 Tanggapan
Empty Comments