Dua siswa SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik, meraih medali perak dalam Muhammadiyah Education Awards (ME Awards) 2026. Prestasi tersebut diraih Muhammad Dinul Haq Firdaus pada Olimpiade IPS dan Arvensyah Ramadhanish Aljauhari pada Olimpiade IPA.
Keduanya berhasil naik podium setelah mengikuti rangkaian kompetisi yang digelar Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026).
Prestasi tersebut diumumkan kepada seluruh warga sekolah saat upacara bendera di SD Almadany, Senin (10/8/2026). Dinul dan Arven mendapat apresiasi atas capaian mereka setelah bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah Muhammadiyah.
Pada tahap penyisihan, keduanya berhasil masuk 15 besar dan melanjutkan kompetisi ke babak berikutnya. Dinul kemudian meraih posisi kedua pada Olimpiade IPS, sedangkan Arven menempati posisi kedua Olimpiade IPA.
Dinul: Pengalaman Kompetisi Jadi Bekal
Bagi Muhammad Dinul Haq Firdaus, medali perak ME Awards 2026 menjadi salah satu capaian penting dalam perjalanan akademiknya. Siswa kelas VI Brantas SD Almadany itu sebelumnya lebih banyak menorehkan prestasi di bidang nonakademik.
Ia pernah meraih Juara I M-Poomsae Pra Cadet Grup 090 dalam Piala Wali Kota Surabaya 2025 yang berlangsung di GOR Indoor Bung Tomo Surabaya, 2 Agustus 2025.
Pengalaman mengikuti berbagai kompetisi membuat Dinul semakin percaya diri untuk kembali berkompetisi. Ia bahkan memiliki keinginan untuk meraih medali emas pada kesempatan berikutnya.
Saat mengikuti perlombaan di UMM, Dinul mengaku teringat pesan ustaznya sebelum berangkat. Pesan tersebut justru menjadi salah satu motivasi baginya untuk memberikan hasil terbaik.
“Saat mengerjakan saya teringat pesan ustaz, ingat Rusy (temannya yang ingin ikut lomba, tetapi belum berkesempatan ikut), jadi saya termotivasi untuk meraih yang terbaik,” ujarnya.
Arven Sempat Memimpin di Babak 15 Besar
Sementara itu, Arvensyah Ramadhanish Aljauhari memiliki pengalaman yang cukup panjang dalam kompetisi akademik. Siswa kelas VI Bengawan Solo tersebut sebelumnya beberapa kali mengikuti olimpiade matematika dan sains.
Dalam ME Awards 2026, Arven sempat menempati posisi pertama pada babak 15 besar Olimpiade IPA sebelum akhirnya menyelesaikan kompetisi di posisi kedua.
Capaian tersebut menambah daftar prestasinya. Pada 21 Juni 2026, Arven berhasil meraih medali emas dalam Surabaya Open Math Competition (SOMC) yang digelar di Surabaya.
Meski kali ini belum berhasil membawa pulang medali emas, Arven tetap menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Berbagi Pesan untuk Adik Kelas
Keberhasilan Dinul dan Arven juga membuat keduanya ingin memberikan semangat kepada adik-adik kelas yang akan mengikuti berbagai perlombaan.
Dinul berharap para siswa yang mendapat kesempatan mengikuti kompetisi dapat memanfaatkan pengalaman tersebut sebaik mungkin.
“Semoga adik-adik kelas yang diikutkan (kejuaraan) bisa menjadi juara dan membanggakan SD Almadany,” katanya.
Pesan serupa disampaikan Arven. Ia mengingatkan adik-adik kelasnya agar mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, tidak mudah menyerah, dan tetap berdoa.
Menurutnya, persiapan yang baik perlu diiringi dengan semangat belajar dan doa agar peserta dapat menghadapi perlombaan dengan lebih percaya diri.
Bagi Dinul dan Arven, medali perak ME Awards 2026 bukan sekadar hasil akhir sebuah perlombaan. Capaian tersebut menjadi pengalaman untuk terus belajar, memperbaiki kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Prestasi keduanya juga menjadi bagian dari proses pembelajaran di SD Almadany, bahwa keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses belajar, pengalaman bertanding, dan keberanian untuk terus mencoba. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments