Hari ketiga pelaksanaan Jambore Daerah (Jamda) VI Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kabupaten Kediri diisi dengan kegiatan Jelajah Wisata yang dilaksanakan di Lapangan Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta sebagai bagian dari rangkaian agenda kepanduan dalam jambore yang berlangsung sejak 30 April hingga 2 Mei 2026.
Sebanyak 426 pandu mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas 18 regu putra dan 23 regu putri yang telah bersiap sejak pagi untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai jadwal yang ditetapkan panitia.
Para peserta berbaris sesuai regu masing-masing sebelum mengikuti pelepasan resmi kegiatan yang dilaksanakan pukul 08.00 WIB.
Kegiatan Jelajah Wisata dilepas oleh Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi, didampingi Wakil Sekretaris Kwarwil HW Jawa Timur, Aminulloh Fatkhur Roziqi.
Fathurrahim Syuhadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kepanduan.
“Melalui Jelajah Wisata ini, para pandu dilatih untuk membangun disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian dalam setiap tahapan kegiatan,” ujarnya.
Jelajah Wisata dirancang menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga jam. Selama kegiatan berlangsung, peserta melewati tiga pos utama yang telah disiapkan panitia.
Pos pertama berisi materi Undang-Undang Hizbul Wathan. Pada pos ini, peserta diuji pemahamannya mengenai dasar-dasar organisasi dan nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan.
Pos kedua berisi materi Peraturan Baris Berbaris (PBB). Dalam sesi ini, peserta menjalani penilaian terkait kedisiplinan gerak, kekompakan regu, serta ketepatan dalam menjalankan instruksi.

Sementara itu, pos ketiga berupa Meniti Halang Rintang (MHR) yang berlokasi di kawasan wisata Sumber Pancar Wonotirto.
Pada pos ini, peserta mengikuti serangkaian tantangan lapangan yang menuntut koordinasi tim, ketangkasan, dan kemampuan menyelesaikan rintangan sesuai arahan pembina.
Sepanjang perjalanan, peserta menjalani aktivitas yang menggabungkan unsur fisik, keterampilan teknis kepanduan, dan kerja sama regu.
Panitia memasukkan kegiatan ini dalam rangkaian pembelajaran lapangan pada jambore.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pos, peserta kembali ke bumi perkemahan di Lapangan Desa Gayam untuk melanjutkan agenda jambore berikutnya.
Panitia mencatat seluruh regu mengikuti kegiatan sesuai alur yang telah ditentukan. Setiap pos juga dipandu oleh petugas yang memberikan arahan serta melakukan penilaian terhadap pelaksanaan tugas masing-masing regu.
Jelajah Wisata merupakan salah satu agenda dalam Jamda VI HW Kabupaten Kediri yang dirancang untuk mengintegrasikan materi kepanduan dengan aktivitas lapangan.
Dalam kegiatan ini, peserta mempraktikkan materi yang telah dipelajari selama pembinaan Hizbul Wathan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung sesuai jadwal dan menjadi bagian dari rangkaian penutup Jambore Daerah VI Kwarda HW Kabupaten Kediri tahun 2026. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments