Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kader IMM Surabaya Hadirkan Kedai Kopi Boejang sebagai Ruang Anak Muda Mojosari

Iklan Landscape Smamda
Kader IMM Surabaya Hadirkan Kedai Kopi Boejang sebagai Ruang Anak Muda Mojosari
Kedai Kopi Boejang Mojosari, Langkah Baru Kader IMM Surabaya Bangun Ruang Kepemudaan (Jabir/PWMU.CO)
pwmu.co -

Muhammad Roichan Choiron merupakan kader IMM Surabaya yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik Pimpinan Cabang IMM Surabaya. Sebelum merintis usaha ini, ia aktif dalam proses perkaderan di lingkungan IMM, mulai dari PK IMM Al Qassam hingga Koordinator Komisariat IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Menurut Roichan, pendirian Kedai Kopi Boejang berangkat dari gagasannya untuk menghadirkan ruang pertemuan yang dapat dimanfaatkan anak muda untuk berkumpul dan berdiskusi.

“Kami ingin menghadirkan tempat yang bisa menjadi ruang temu anak muda Mojosari, bukan sekadar tempat ngopi, tetapi juga ruang bertukar gagasan dan membangun jejaring,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa latar belakang organisasinya turut memengaruhi konsep usaha yang dibangun. Baginya, ruang interaksi bagi anak muda tidak harus selalu hadir dalam forum formal, melainkan juga dapat tumbuh melalui ruang yang lebih santai dan terbuka.

Nama Boejang dipilih sebagai identitas kedai dengan alasan personal. Menurut Roichan, nama tersebut terinspirasi dari status dirinya yang masih bujang.

“Namanya sederhana dan dekat dengan keseharian. Saya ingin kedai ini terasa akrab dan mudah diingat oleh anak muda,” katanya.

Kedai Kopi Boejang berlokasi di salah satu titik strategis di Mojosari, yakni kawasan pertigaan Adipura. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai mudah dijangkau serta memiliki potensi sebagai titik pertemuan masyarakat, khususnya kalangan muda.

Roichan menyebut pemilihan lokasi menjadi bagian penting dalam perencanaan usaha karena berkaitan dengan aksesibilitas pengunjung.

Kader IMM Surabaya Hadirkan Kedai Kopi Boejang sebagai Ruang Anak Muda Mojosari (3)
Kedai Kopi Boejang Mojosari, Langkah Baru Kader IMM Surabaya Bangun Ruang Kepemudaan (Ahmad Jabir/PWMU.CO)

Selain itu, ia juga telah memiliki pengalaman mengelola usaha kopi sebelumnya melalui WSS Reborn di Surabaya. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memahami operasional usaha dan karakter kebutuhan pelanggan.

SMPM 5 Pucang SBY

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Kedai Kopi Boejang hadir dengan konsep yang berbeda.

“Kalau sebelumnya lebih fokus pada usaha kuliner umum, di Boejang kami mencoba menghadirkan suasana yang lebih dekat dengan kultur diskusi anak muda di Mojosari,” jelasnya.

Bagi Roichan, usaha yang dirintisnya juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi kader.

Ia menilai bahwa proses perkaderan di IMM dapat diterjemahkan dalam berbagai bentuk karya, termasuk melalui pengembangan usaha produktif yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Grand opening Kedai Kopi Boejang yang dilaksanakan hari Sabtu (2/5/2026) menjadi awal perjalanan usaha tersebut. Ke depan, Roichan berharap kedainya dapat berkembang menjadi ruang komunitas yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas anak muda.

“Kami terbuka jika nantinya tempat ini digunakan untuk diskusi komunitas, kegiatan literasi, atau ruang kolaborasi lainnya,” tuturnya.

Pembukaan Kedai Kopi Boejang menambah pilihan ruang berkumpul di Mojosari sekaligus menjadi langkah awal pengembangan usaha berbasis komunitas yang dirintis oleh kader muda Muhammadiyah. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 02/05/2026 23:59
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡