Iklan SDM 4 Mudipat 2026

560 Peserta Ikuti Jambore Hizbul Wathan 2026 SD/MI Muhammadiyah Surabaya di Prigen

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
560 Peserta Ikuti Jambore Hizbul Wathan 2026 SD/MI Muhammadiyah Surabaya di Prigen
Ketua PDM Surabaya M Ridlwan MPd melantik perwakilan qobilah. Foto: Mursiah
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Sebanyak 560 peserta mengikuti Kemah Jambore Hizbul Wathan (HW) 2026 yang diselenggarakan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya di Bumi Perkemahan Agro Mulia, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu–Kamis (21–22/10/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter peserta didik melalui pendidikan kepanduan. Selain melatih kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab, jambore tersebut bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan serta memperkuat nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.

Upacara pembukaan berlangsung pada Rabu (21/10/2026) pukul 08.30 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Dr. Muhammad Ridlwan, M.Pd.; Sekretaris Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Sugeng Purwanto; serta Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan Kota Surabaya Novi Amirul Fatta, M.Pd.

Suasana pembukaan berlangsung meriah. Di bawah terik matahari, Novi Amirul Fatta membangkitkan semangat peserta melalui yel-yel dan tepuk Hizbul Wathan. Aksi tersebut disambut antusias oleh ratusan peserta yang mengikuti upacara.

Semangat dan kekompakan itu menjadi bagian dari pendidikan kepanduan yang dikemas secara menyenangkan. Melalui kegiatan bersama, peserta belajar membangun keberanian, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa percaya diri.

Bentuk Karakter dan Kepemimpinan

Ketua Panitia Kemah Jambore HW 2026, Zakcy Vanani, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membentuk peserta didik yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, tangguh, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Melalui jambore ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada anak-anak. Mereka tidak hanya belajar tentang kepanduan, tetapi juga berlatih mandiri, disiplin, bekerja sama, dan bertanggung jawab. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, jambore juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan antarsiswa SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat serta membawa pulang pengalaman positif untuk diterapkan di sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Pelantikan Ketua Qobilah Perkuat Organisasi HW

Kemah Jambore Hizbul Wathan 2026 juga menjadi momentum penguatan organisasi kepanduan melalui pelantikan Ketua Qobilah SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Pelantikan dilakukan oleh Ketua PDM Kota Surabaya, Muhammad Ridlwan, dan ditandai dengan penyematan atribut ketua qobilah secara simbolis. Prosesi tersebut menegaskan pentingnya peran qobilah sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kader Hizbul Wathan di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Ridlwan mengingatkan pentingnya keteladanan dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah kepemimpinan.

“Ketua qobilah harus mampu menjadi teladan bagi para siswa. Jadikan Hizbul Wathan sebagai wadah untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, disiplin, mandiri, dan memiliki semangat pengabdian. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, bukan sekadar diucapkan,” pesannya.

Ia berharap penguatan organisasi kepanduan di sekolah dapat membantu membentuk kader Muhammadiyah yang berkarakter dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepanduan yang Menyenangkan dan Bermakna

Ketua Kwarda Hizbul Wathan Kota Surabaya, Novi Amirul Fatta, M.Pd., turut mengajak peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Melalui yel-yel dan tepuk HW saat pembukaan, ia membangun suasana yang meriah sekaligus menumbuhkan kekompakan antarpeserta.

“Kegiatan kepanduan harus menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mendidik. Anak-anak perlu mendapatkan ruang untuk belajar bekerja sama, berani mencoba, menghargai teman, dan bertanggung jawab. Dengan begitu, nilai-nilai kepanduan dapat tumbuh melalui pengalaman nyata,” ungkapnya.

Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan perkemahan yang dirancang untuk mengembangkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, dan kepedulian sosial. Interaksi antarpeserta dari berbagai sekolah juga menjadi kesempatan untuk memperluas pertemanan dan memperkuat persaudaraan.

Melalui Kemah Jambore Hizbul Wathan 2026, K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya berharap lahir generasi yang berakhlak mulia, mandiri, disiplin, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Semangat jambore diharapkan terus tumbuh setelah kegiatan berakhir dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Hizbul Wathan dapat terus berperan sebagai wadah pembentukan kader Muhammadiyah yang siap berkontribusi bagi sekolah, persyarikatan, dan masyarakat. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 22/10/2026 20:56
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu