Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Haru dan Bangga, 73 Persen Lulusan SMK Matig Gresik Sudah Bekerja Sebelum Wisuda

Iklan Landscape Smamda
Haru dan Bangga, 73 Persen Lulusan SMK Matig Gresik Sudah Bekerja Sebelum Wisuda
Pemberian apresiasi kepada lulusan terbaik dan lulusan yang sudah diterima kerja sebelum lulus sekolah (M. Fadloli Aziz/PWMU.CO)

Ada satu hal yang paling membekas dalam benak saya saat menghadiri Haflah Akhirissanah XI SMK Muhammadiyah 3 Gresik (SMK Matig), Ahad (31/5/2026), di Ballroom Hotel Horison GKB Gresik.

Bukan semata kemeriahan acara atau megahnya prosesi wisuda, melainkan fakta bahwa sebagian besar lulusan sekolah tersebut telah memperoleh pekerjaan bahkan sebelum menerima ijazah mereka.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi lulusan sekolah menengah kejuruan saat memasuki dunia kerja, capaian tersebut tentu menjadi kabar yang menggembirakan.

Sebagai Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, saya melihat pencapaian ini sebagai indikator bahwa pendidikan vokasi Muhammadiyah mampu menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.

Sejak awal acara, suasana optimisme sudah terasa. Senyum para orang tua, semangat para guru, dan kebahagiaan para siswa yang akan diwisuda menciptakan suasana yang hangat sekaligus membanggakan.

Haflah Akhirissanah XI bukan hanya menjadi penutup masa belajar di sekolah, tetapi juga gerbang awal menuju kehidupan yang lebih luas.

Berbagai penampilan seni yang dibawakan siswa turut memberikan warna tersendiri. Penampilan Dance Mime (Pantomim) dari Matig Art berhasil memukau hadirin melalui ekspresi dan gerakan yang sarat pesan.

Sementara Tari Kreasi Kratajna yang dibawakan para siswi tampil anggun dan harmonis sehingga mendapatkan apresiasi meriah dari para tamu undangan.

Bagi saya, penampilan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya membentuk kompetensi akademik dan keterampilan kerja, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan karakter peserta didik.

Tema yang diangkat tahun ini, Be Success: Walking with Confidence Toward Brighter Future, terasa sangat relevan dengan realitas yang dicapai para lulusan.

Dalam laporannya, Plt Kepala SMK Muhammadiyah 3 Gresik, Yuli Rahmawati, M.Pd, menyampaikan data yang patut diapresiasi. Dari total 115 siswa Angkatan XI, sebanyak 35 persen telah diterima bekerja sebelum dinyatakan lulus. Sementara itu, 38 persen lainnya memperoleh pekerjaan sebelum ijazah diterbitkan.

Selain itu, 7 persen lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, 2 persen memilih jalur wirausaha, dan 18 persen masih dalam proses rekrutmen maupun pendaftaran kuliah.

Data tersebut menunjukkan bahwa sekitar 73 persen lulusan SMK Matig telah mengantongi pekerjaan sebelum prosesi wisuda berlangsung.

Angka tersebut tidak lahir secara kebetulan. Di baliknya terdapat proses pembelajaran, penguatan kompetensi, serta sinergi sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri yang dibangun secara berkelanjutan.

SMPM 5 Pucang SBY

Kabupaten Gresik dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia. Kehadiran berbagai perusahaan nasional maupun internasional membuka peluang yang besar bagi lulusan sekolah kejuruan.

Namun saya meyakini bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan tenaga yang terampil secara teknis. Dunia industri juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, serta karakter yang kuat.

Karena itu, saya berpesan kepada para wisudawan agar terus meningkatkan kapasitas diri. Kelulusan bukanlah garis akhir dari proses belajar, melainkan titik awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.

Perkembangan teknologi, digitalisasi, dan kecerdasan artifisial berlangsung sangat cepat. Generasi muda harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut agar tetap relevan dan kompetitif.

Saya juga mengajak para lulusan untuk terus membuka diri terhadap berbagai peluang pengembangan kompetensi. Kesempatan magang, pelatihan industri, sertifikasi kompetensi, maupun pendidikan lanjutan perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.

Bahkan bagi mereka yang memiliki minat berwirausaha, saat ini terbuka banyak peluang untuk membangun usaha mandiri sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Yang tidak kalah penting, para lulusan harus menjaga nama baik orang tua, almamater, dan Muhammadiyah. Sebab keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari jabatan atau penghasilan yang diperoleh, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada lingkungan sekitarnya.

Pada akhirnya, Haflah Akhirissanah XI SMK Muhammadiyah 3 Gresik memberikan pelajaran berharga bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu mempersiapkan peserta didik menghadapi kehidupan nyata.

Di Ballroom Hotel Horison GKB Gresik pagi itu, saya melihat harapan yang tumbuh di wajah para lulusan. Saya menyaksikan optimisme yang lahir dari kerja keras, disiplin, dan semangat untuk terus maju.

Sebagaimana pesan yang saya titipkan kepada seluruh wisudawan, “Terbanglah setinggi mungkin dengan ilmu yang kalian miliki, tetapi jangan pernah melepaskan akhlak yang telah diajarkan kepada kalian.”

Semoga langkah mereka benar-benar menjadi langkah menuju masa depan yang gemilang.

Revisi Oleh:
  • Satria - 01/06/2026 11:56
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu