Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Blora kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Mustika Cup Muhammadiyah Blora (MCMB) II Piala Ketua PDM Blora Tahun 2026.
Kejuaraan yang berlangsung pada 1–2 Mei 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Blora ini diikuti oleh peserta dari Kabupaten Blora, Bojonegoro, dan Rembang.
Dalam kompetisi tersebut, kontingen At-Tajdid tampil impresif dengan meraih Juara Umum I kategori Pra Remaja serta mengoleksi total 31 medali, terdiri dari 9 emas, 7 perak, dan 15 perunggu.
Secara rinci, pada kategori Seni Pra Remaja, At-Tajdid berhasil meraih 2 medali emas, 3 perak, dan 6 perunggu. Sementara pada kategori Seni Remaja, tim berhasil menyumbangkan 1 medali emas. Dominasi juga terlihat pada kategori Tanding Pra Remaja dengan perolehan 5 medali emas, 2 perak, dan 8 perunggu. Adapun pada kategori Tanding Remaja, At-Tajdid menambah 1 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran penting para pelatih, Winardi dan Rizki Oktavian, yang secara intensif membina kemampuan teknik, strategi, serta mental bertanding para atlet. Dukungan juga datang dari guru pendamping, Ulfiyatu H., yang turut memastikan kondisi fisik, semangat, dan kesiapan para santri selama mengikuti kejuaraan.
Salah satu atlet, Zharefa Zama, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut bahwa latihan disiplin dan penuh tantangan menjadi kunci keberhasilan tim. “Alhamdulillah, hasil ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkembang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Siraj Dzakwan. Menurutnya, pengalaman bertanding memberikan pelajaran berharga tentang fokus, semangat, dan pantang menyerah sebagai bekal untuk meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.
Direktur Pesantren At-Tajdid, A. Furqony, turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta sinergi seluruh elemen pesantren. “Kami sangat bangga dan berharap prestasi ini terus meningkat pada ajang-ajang berikutnya,” ungkapnya.
Prestasi gemilang ini diraih melalui proses latihan intensif selama beberapa bulan. Para santri menjalani program terstruktur yang mencakup penguatan teknik, peningkatan fisik, serta pembinaan mental. Berbagai tantangan seperti kelelahan, pengaturan waktu antara belajar dan latihan, hingga tekanan saat bertanding menjadi bagian dari proses pembentukan karakter juara.
Capaian ini tidak hanya meningkatkan reputasi pesantren, tetapi juga menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Ke depan, At-Tajdid Blora diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian di level yang lebih tinggi.
Sebagai lembaga pendidikan, Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Blora juga dikenal dengan berbagai program unggulan, seperti International Class Program (ICP), Trilingual Class, serta pembinaan kejuaraan berkelanjutan dalam rangka mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berprestasi di berbagai bidang. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments