Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Belajar Husnuzan kepada Allah, Pesan Ustadz Abror untuk Jamaah Haji

Iklan Landscape Smamda
Belajar Husnuzan kepada Allah, Pesan Ustadz Abror untuk Jamaah Haji
Belajar Husnuzan kepada Allah, Pesan Ustadz Abror untuk Jamaah Haji
pwmu.co -

Memasuki hari ketiga setiba di Makkah, Ahad (24/5/2026), jamaah KBIHU Jabal Nur Kloter 116 Embarkasi Surabaya belum memiliki agenda ibadah haji khusus.

Momentum tersebut dimanfaatkan jamaah untuk memperkuat spiritualitas dan memperdalam makna perjalanan haji melalui kajian setelah salat Subuh.

Salat Subuh berjamaah dilaksanakan di mushala Hotel 421 dengan imam H. Hakim. Sementara tausiyah Subuh disampaikan oleh Muhammad Abror.

Dalam ceramahnya, Abror mengajak jamaah untuk selalu berprasangka baik kepada Allah SWT dalam setiap keadaan.

Ia mengawali tausiyah dengan mengutip Surat Al-Baqarah ayat 22 tentang nikmat Allah yang menurunkan hujan dari langit dan menumbuhkan berbagai tanaman di bumi.

Menurutnya, ayat tersebut mengandung pelajaran besar bahwa Allah selalu memberikan kebaikan kepada manusia, meskipun terkadang manusia belum memahami hikmah di baliknya.

“Kadang kita bertanya, kenapa harus begini, kenapa harus begitu. Padahal Allah sudah menyiapkan tujuan yang lebih baik, hanya saja sering tersembunyi dan belum kita pahami,” ujarnya.

Abror kemudian menjelaskan bahwa hujan bukan sekadar air yang turun dari langit, tetapi membawa banyak unsur kehidupan yang dibutuhkan tumbuhan dan manusia.

Ia mencontohkan kandungan unsur nitrogen di udara yang mencapai sekitar 78 persen. Unsur tersebut, kata dia, dapat turun ke bumi melalui proses hujan dan petir sehingga menyuburkan tanaman.

SMPM 5 Pucang SBY

“Sering kali kita mengeluh saat hujan turun. Padahal di balik hujan itu ada manfaat luar biasa yang Allah siapkan untuk kehidupan,” katanya.

Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak mudah menggerutu terhadap berbagai keadaan yang dianggap tidak nyaman. Sebab, bisa jadi di baliknya terdapat keberkahan yang belum terlihat.

Selain mengajak jamaah untuk husnuzan kepada Allah, Abror juga menekankan pentingnya berprasangka baik kepada sesama manusia.

Menurutnya, seseorang akan mudah melihat keburukan orang lain jika hati dipenuhi prasangka negatif. Sebaliknya, jika yang dilihat adalah sisi baiknya, maka hubungan antarmanusia akan terasa lebih damai.

“Kalau kita terus melihat keburukan orang lain, maka kebaikan sebanyak apa pun akan tertutup. Tetapi kalau kita belajar melihat kebaikannya, hati kita akan lebih tenang,” tuturnya.

Melalui tausiyah tersebut, jamaah diajak menata hati menjadi pribadi yang sabar, mudah bersyukur, serta selalu berbaik sangka kepada Allah dan sesama manusia selama menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Revisi Oleh:
  • Satria - 25/05/2026 23:59
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡