Suasana Aula Al-Qolam SMP Muhammadiyah 1 Gresik dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an saat sekolah tersebut menggelar kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an 4 Juz pada Senin (25/5/2026). Kegiatan itu diikuti 20 siswa kelas takhassus yang mengikuti program tasmi’ bil ghoib sekali duduk sebagai bagian dari pembinaan hafalan Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan bagian dari 55 siswa kelas takhassus yang dipersiapkan mengikuti program Tasmi’ Bil Ghoib sekali duduk dalam empat juz. Dalam pelaksanaannya, para santri menyetorkan hafalan Juz 1, Juz 28, Juz 29, dan Juz 30 secara bil ghoib di hadapan para munaqisy.
Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat, tertib, dan penuh semangat. Tasmi’ Al-Qur’an tersebut menjadi salah satu bentuk evaluasi sekaligus penguatan kualitas hafalan Al-Qur’an siswa kelas takhassus.
Pelaksanaan tasmi’ dinilai oleh tiga munaqisy, yakni Ustadz Arjad, Ustadz M. Eka Winsyahputra, dan Ustadz Maulidda Alfajar Syaifullah. Penilaian meliputi aspek kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, serta kesiapan mental peserta selama mengikuti tasmi’.
Salah satu munaqisy, Ustadz M. Eka Winsyahputra, menyampaikan bahwa secara umum para peserta menunjukkan perkembangan hafalan yang baik.
“Anak-anak sudah memiliki dasar hafalan yang baik. Sebagian besar mampu menjaga kelancaran bacaan meskipun tasmi’ dilakukan sekali duduk. Ini menunjukkan kesungguhan mereka dalam murajaah, meski tentu tetap perlu ditingkatkan agar hafalan semakin mutqin,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Urusan ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) SMP Muhammadiyah 1 Gresik, Rosyidul Arifibillah, menjelaskan bahwa kegiatan tasmi’ menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter Qurani siswa.

“Kelas takhassus kami rancang sebagai ikhtiar mencetak generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan nilai keislaman yang kuat dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tasmi’ tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi hafalan, tetapi juga menjadi sarana melatih kesiapan mental siswa ketika menyampaikan hafalan di hadapan penguji.
Dari sisi peserta, Anna Althafunnisa mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut meskipun sempat merasa gugup saat menyetorkan hafalan.
“Kegiatannya menantang, tapi sangat berkesan. Ini membuat saya lebih termotivasi untuk menjaga dan menambah hafalan,” tuturnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Hisyam Izzul Haq. Ia menilai kegiatan tasmi’ membantu dirinya mengetahui bagian hafalan yang masih perlu diperbaiki.
“Dengan tasmi’, saya jadi tahu bagian hafalan yang perlu diperbaiki. Semoga ke depan bisa lebih siap dan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an 4 Juz ini, SMP Muhammadiyah 1 Gresik berharap siswa kelas takhassus semakin mencintai Al-Qur’an serta mampu menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku sehari-hari. Selain menjadi bagian dari program pembinaan hafalan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang disiplin, religius, dan berakhlak Qurani. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments