Berangkat paling awal dan pulang paling akhir menjadi salah satu bentuk komitmen Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMA Muhammadiyah (Muha) Genteng dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak peserta. Hal tersebut kembali dilakukan saat mengawal siswa-siswi SMA Muha Genteng mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Genteng, Senin (17/8/2026), di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron Genteng.
Selepas shalat Subuh, tim PMR Wira berangkat ke sekolah untuk mempersiapkan berbagai perlengkapan pertolongan pertama yang akan digunakan di lapangan. Peralatan tersebut meliputi tenda utama, tandu, oksigen, minyak kayu putih, obat-obatan, air mineral, serta kue atau roti.
Dengan menggunakan mobil sekolah, tim PMR Wira SMA Muha Genteng kemudian menuju RTH Maron. Setibanya di lokasi, mereka segera mencari tempat yang aman dan nyaman untuk mendirikan tenda darurat sebagai pusat pertolongan pertama.
Guru Pembina Ekstrakurikuler PMR sekaligus pendamping kegiatan, Mukson Hidayat, M.T., mengatakan bahwa kegiatan yang melibatkan banyak peserta memiliki sejumlah risiko yang perlu diantisipasi.
“Pada kegiatan yang melibatkan banyak orang, kondisi yang sering membutuhkan pertolongan pertama antara lain peserta yang pingsan karena belum sarapan atau sedang kurang sehat. Selain itu, ada juga peserta yang mengalami gangguan pernapasan karena memiliki riwayat penyakit tertentu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, semua perlengkapan pertolongan pertama telah kami siapkan,” ujarnya.
Menolong untuk Semua
Di tengah pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI, PMR Wira tidak hanya memberikan pertolongan kepada siswa-siswi SMA Muha Genteng. Tim juga membantu peserta didik dari sekolah lain yang membutuhkan pertolongan.
Hal tersebut dilakukan karena tidak semua sekolah memiliki anggota PMR, sementara jumlah peserta upacara mencapai ribuan orang dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah lanjutan atas se-Kecamatan Genteng.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi anggota PMR Wira untuk mengaplikasikan ilmu pertolongan pertama yang selama ini diperoleh secara teori ke dalam praktik lapangan. Menurut tim, kondisi di lapangan terkadang berbeda dengan teori yang dipelajari sehingga diperlukan ketelitian dalam menentukan tindakan.
Pengalaman menangani berbagai kondisi secara langsung juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan keterampilan dan kematangan anggota PMR Wira dalam memberikan pertolongan pertama.
Tepat pukul 16.00 WIB, rangkaian upacara penurunan bendera HUT ke-81 RI tingkat Kecamatan Genteng selesai. Tim PMR Wira kemudian kembali berkumpul di tenda pertolongan sambil menunggu seluruh peserta meninggalkan lokasi.
Setelah memastikan kondisi lokasi dan peserta aman, tim PMR Wira mulai berkemas. Seluruh perlengkapan pertolongan pertama yang telah digunakan dan dibawa sejak pagi dikembalikan ke sekolah.
Komitmen berangkat paling awal dan pulang paling akhir tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab PMR Wira SMA Muha Genteng dalam memberikan pelayanan pertolongan pertama sekaligus mengamalkan ilmu yang telah dipelajari dalam kegiatan nyata di tengah masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments