Anggota Majelis Dikdasmen dan PNF bidang Sarana Prasarana, Ir. Miftahul Ulum, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Guru dan Karyawan SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD MuhlaS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Hotel Purnama, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat budaya kerja, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan SD MuhlaS.
Dalam kegiatan tersebut, Ir. Miftahul Ulum didampingi Kepala SD MuhlaS, Mursiah, S.Ag., M.Pd., dan Wakil Kepala Sekolah, Endarwati Choiriah, S.E., M.Pd.I. Kehadiran pimpinan sekolah dan Majelis Dikdasmen menjadi bentuk sinergi dalam mewujudkan sekolah unggul, berprestasi, dan berkemajuan.
Pada kesempatan itu, Ir. Miftahul Ulum memperkenalkan konsep SMART-M sebagai panduan budaya kerja yang harus diimplementasikan oleh seluruh guru dan karyawan SD MuhlaS.
Menurutnya, konsep tersebut menjadi pedoman untuk meningkatkan profesionalisme, kualitas pelayanan, serta penguatan sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
Huruf S (Service Excellence) menekankan pentingnya pelayanan prima kepada siswa dan orang tua melalui budaya 3S, yaitu Sapa, Senyum, dan Support. Seluruh guru dan karyawan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan solutif kepada seluruh pemangku kepentingan sekolah.
Pada aspek M (Muhammadiyah Values), Ir. Miftahul Ulum menegaskan pentingnya monitoring kemampuan baca tulis Al-Qur’an dan kaifiyah salat guru maupun karyawan sesuai tuntunan Tarjih Muhammadiyah.
Selain itu, seluruh tenaga pendidik dan kependidikan diharapkan menjadi teladan dalam ibadah dan akhlak bagi peserta didik.
Sementara itu, A (Adil untuk Semua) mengingatkan pentingnya memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh peserta didik tanpa membedakan latar belakang keluarga maupun faktor lainnya.
Pada poin R (Rapi Administrasi), seluruh warga sekolah didorong untuk menjaga ketertiban administrasi sekaligus terus berinovasi dalam sistem dan media pembelajaran.
Adapun T (Transformasi Digital) menekankan pentingnya optimalisasi website sekolah serta penggunaan media sosial secara bijak dan beretika.
Menurut Ir. Miftahul Ulum, transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi lembaga pendidikan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Pada poin terakhir, M (Menempatkan Orang yang Tepat), ia menegaskan pentingnya penempatan sumber daya manusia sesuai kompetensi yang dimiliki.
Hal tersebut, menurutnya, sangat penting terutama dalam mendukung berbagai program sekolah, termasuk program MBC, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan secara efektif dan optimal.

Melalui semangat SMART-M, Rapat Kerja SD MuhlaS diharapkan mampu melahirkan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Dengan budaya kerja yang kuat dan kolaborasi seluruh warga sekolah, SD MuhlaS optimistis dapat terus menghadirkan pendidikan berkemajuan yang memberikan manfaat bagi peserta didik, orang tua, dan masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments