SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik menggelar program Campus Quest Week bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Gresik dan Universitas Internasional Semen Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, 20–24 April 2026, dan diikuti seluruh siswa kelas XI.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam merasakan atmosfer perkuliahan. Kepala Smamio, Ulyatun Nikmah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari pembelajaran berbasis pengalaman.
“Program ini bertujuan agar siswa dapat merasakan langsung dunia perkuliahan, sehingga mereka termotivasi untuk lebih giat belajar selama di SMA. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kerja sama yang baik antara Smamio dengan kampus-kampus terbaik di Gresik,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti berbagai aktivitas akademik serta pengenalan lingkungan kampus. Mereka berinteraksi langsung dengan dosen dan merasakan suasana belajar yang berbeda dari sekolah.
Selain itu, siswa juga dikenalkan pada berbagai program studi serta peluang karier di masa depan, sehingga memiliki gambaran lebih jelas mengenai jenjang pendidikan selanjutnya.
Salah satu peserta, Khatarisma, mengaku mendapatkan pengalaman berharga, terutama saat mengikuti kegiatan di UISI.
“Saya merasa lebih termotivasi menjadi pribadi yang mandiri dalam belajar dan lebih disiplin. Pengalaman ini sangat berkesan bagi saya,” ungkapnya.
Ia berharap program ini dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak siswa merasakan manfaatnya.
Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari pihak kampus. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UISI, Ufafa Anggarini, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam dunia pendidikan.
“Kerja sama ini adalah ikhtiar bersama dalam menciptakan generasi terbaik bagi kemajuan Indonesia, melalui pendidikan berkualitas sejak bangku SMA hingga perguruan tinggi,” tuturnya.
Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman serta mampu mempersiapkan siswa menghadapi dunia pendidikan tinggi.






0 Tanggapan
Empty Comments