Siswa-siswi kelas VI SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik yang berjumlah 110, melaksanakan Ujian Praktikum (UPRAK) pada mata pelajaran Seni Rupa, Senin (20/4/2026).
Dalam kegiatan UPRAK Seni Rupa siswa-siswi diminta untuk membuat anyaman dari kertas berwarna, dengan persyaratan yang ketat, seperti membentuk pola yang rumit tidak sederhana atau yang disebut dengan Silang Tunggal, yang membentuk seperti papan catur.
Guru Seni Rupa SDMM, Nur Asiyah SPdI mengungkapkan bahwa siswa-siswa kelas VI diminta untuk membuat anyaman kombinasi,
“Kalau hanya anyaman Silang Tunggal, itu terlalu mudah dan tidak menantang, maka kami meminta anak-anak untuk membuat pola sekeratif mungkin,” ujarnya.
Dalam mempersiapkan UPRAK ini, guru Al-Islam juga menjelaskan bahwa mereka diminta untuk membawa dan mempersiapkan segalanya dari rumah, sehingga saat di sekolah mereka membuat anyaman dengan terstruktur.
“Anak-anak membuat anyaman dari kertas bufallo yang sudah di ukur dari rumah, dengan ukuran rata kanan kiri 2 cm, kemudian untuk kertas anyamannya dengan kebar 1 cm dan lebar potongan kertas juga 1 cm,” katanya.
Salah satu siswa kelas VI Labuan Bajo, Ferdian Aditya Cahya Putra mengungkapkan bahwa membuat anyaman dengan pola hasil kreatifitas sendiri cukup menantang.
“Saya membuat pola belah ketupat bagian tengah kertas dan saya tambahkan ornament kecil sekilingnya,” kata Ferdi sapaan akrabnya.
Selain UPRAK Seni Rupa, jenjang kelas VI juga melaksanakan Ujian Praktik Bahasa Indonesia yang memiliki keunikan sendiri, yaitu diminta untuk mendongeng kisah legenda masa lalu dengan berbahasa yang baik dan benar. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments