Penguatan gerakan Muhammadiyah tidak cukup hanya bertumpu pada semangat dakwah. Di era digital, pengelolaan data yang akurat, terintegrasi, dan terdokumentasi dengan baik menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pengambilan kebijakan organisasi yang lebih tepat sasaran.
Atas dasar itu, Majelis Pembinaan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi SiCARA, SiMasMuh, dan NotulenMu pada Ahad (14/6/2026) di Aula PDM Kota Malang.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 5 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan 75 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kota Malang. Bimtek menghadirkan Sekretaris LPCRPM PWM Jawa Timur, Imam Ghozali, sebagai pemateri utama.
Dalam pemaparannya, Imam Ghozali menegaskan bahwa pengisian data pada aplikasi SiCARA, SiMasMuh, dan NotulenMu bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi organisasi. Lebih dari itu, aplikasi tersebut menjadi instrumen strategis dalam membangun ekosistem data Muhammadiyah yang kuat dan berkelanjutan.
“Data yang akurat akan membantu pimpinan melihat kondisi nyata cabang, ranting, dan masjid. Dengan demikian, program pembinaan dapat disusun berdasarkan kebutuhan yang sesungguhnya,” ujarnya.
Untuk memastikan peserta memahami penggunaan aplikasi secara komprehensif, panitia menerapkan metode praktik langsung. Setiap peserta melakukan penginputan data secara mandiri dengan pendampingan intensif dari fasilitator yang telah disiapkan.
Melalui aplikasi SiCARA, peserta mendapatkan pelatihan mengenai pendataan dan pemetaan kondisi cabang serta ranting Muhammadiyah. Sementara itu, aplikasi SiMasMuh digunakan untuk mendokumentasikan profil, potensi, serta perkembangan masjid Muhammadiyah secara sistematis. Adapun NotulenMu diperkenalkan sebagai platform dokumentasi rapat digital yang memudahkan proses pengarsipan, pelacakan, dan monitoring aktivitas organisasi.
Ketua panitia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas digital para pengelola organisasi di tingkat cabang dan ranting, sehingga pengelolaan data tidak lagi dilakukan secara manual, tetapi berbasis sistem yang terintegrasi.
Bimtek ini menjadi wujud nyata komitmen LPCRPM PDM Kota Malang dalam mendukung agenda transformasi digital Muhammadiyah. Dengan tersedianya data yang valid, mutakhir, dan terhubung dalam satu sistem, gerakan dakwah, pembinaan cabang dan ranting, serta pengembangan masjid Muhammadiyah diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak yang semakin luas bagi umat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments