Kamis, 10 September 2026, ABA III Ade Irma Suryani, Jalan Arif Rahman Hakim No. 14 Kota Probolinggo, menggelar kegiatan rutin Profession Day yang dilaksanakan setiap tanggal 10.
Pada kegiatan kali ini, para siswa mengenakan seragam profesi yang telah dipilih bersama orangtua dari rumah. Sebelumnya, wali kelas telah mengumumkan kegiatan tersebut melalui grup kelas.
Selain mengenakan seragam profesi, siswa juga diminta membawa sampah kering dari rumah untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Bel berbunyi tepat pukul 07.00 WIB. Para siswa kemudian bersiap mengikuti senam ceria yang dipandu oleh Vivin Ummu Salma.
Setelah senam, siswa mengikuti SOP masuk kelas, yaitu membuka sepatu dan kaos kaki kemudian meletakkannya pada tempat yang telah disediakan. Mereka juga dipersilakan minum air putih dan mengambil alat sholat untuk melaksanakan sholat berjamaah serta murrotal.
Selesai kegiatan tersebut, para siswa melakukan doa belajar bersama di halaman sekolah. Setelah itu, kegiatan inti Profession Day dimulai.
Kegiatan inti mengangkat tema “Detective Sampah”. Para siswa terlebih dahulu mendengarkan arahan dan beberapa petunjuk sebelum memulai kegiatan.
Mereka menyimak penjelasan melalui media Interactive Flat Panel (IFP) mengenai pengertian sampah, macam dan jenis sampah, serta cara memperlakukan sampah berdasarkan jenisnya.
Setelah mendapatkan penjelasan, siswa diminta mencari teman untuk membentuk kelompok yang terdiri dari lima orang.
Guru kemudian membagikan alat permainan edukatif (APE) berupa kaca pembesar yang telah disediakan. Para siswa diarahkan berjalan berbaris sesuai kelompok untuk menyusuri lingkungan sekitar sekolah sekaligus mengambil sampah kering.
Mereka berjalan di pinggir sungai dan menyusuri halaman tetangga sekolah untuk menemukan sampah.
“Wah aku nemu sampah, masukkan kantong yuk!” celetuk Kalingga, salah satu siswa ABA III dari kelompok A.
“Ayo kita kumpulkan banyak-banyak, biar jalan-jalan bersih dari sampah!” tambah Rezky dari kelompok B.
Setelah sekitar satu jam menyusuri lingkungan sekitar sekolah, kantong plastik yang digunakan untuk mengumpulkan sampah sudah penuh. Para siswa kemudian kembali ke sekolah.
Sesampainya di sekolah, para siswa diarahkan untuk mencuci tangan sebelum masuk kelas. Mereka kemudian menikmati santapan buah pepaya yang menjadi menu hari itu.
Selanjutnya, siswa memilah sampah yang telah dikumpulkan menjadi dua kelompok, yakni sampah organik dan anorganik.
Sampah organik kemudian digunakan untuk membuat pupuk organik. Bahan tersebut dimasukkan ke dalam galon sebagai bagian dari praktik pembelajaran.
Sementara itu, sampah anorganik disobek dan digunting, kemudian dimasukkan ke dalam botol untuk membuat proyek ecobrick.
Kegiatan berlanjut hingga pukul 10.15 WIB. Para siswa kemudian bersiap untuk makan siang, mengikuti kegiatan literasi, dan melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah.
Kegiatan sekolah berakhir tepat pukul 12.00 WIB. Para siswa kemudian bersiap pulang sambil menunggu jemputan.





0 Tanggapan
Empty Comments