Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Di Rumah Kontrakan, RSAF Tetap Dampingi Anak-Anak

Iklan Landscape Smamda
Di Rumah Kontrakan, RSAF Tetap Dampingi Anak-Anak
Kegiatan pembelajaran di RSAF PRM Medokan Semampir (1/9/2026) (Ahmad Mahmudi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Rumah kontrakan di kawasan Semampir Barat, Surabaya, tidak hanya menjadi tempat tinggal. Setiap sore, ruang di dalamnya berubah menjadi tempat belajar dan pembinaan bagi anak-anak Rumah Singgah Al Furqon (RSAF).

Aktivitas pendampingan berlangsung Selasa (1/9/2026) mulai pukul 15.30 WIB. Satu per satu anak dampingan RSAF datang untuk mengikuti pembelajaran yang memadukan materi akademik dengan pembiasaan keagamaan.

Kegiatan sore itu diawali dengan doa. Ahmad Mahmudi, M.Pd., relawan pengajar RSAF, mengajak anak-anak membiasakan diri membaca doa harian dan doa salat sebelum memasuki materi pembelajaran.

Mahmudi menjelaskan, pembiasaan tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan di RSAF. Pembelajaran tidak hanya diarahkan pada penyampaian materi akademik, tetapi juga pembentukan kebiasaan dan karakter yang dapat diterapkan anak-anak dalam keseharian.

Menurutnya, anak-anak yang mengikuti kegiatan RSAF memiliki kebutuhan yang beragam. Karena itu, pendekatan pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan dan karakter masing-masing anak.

Ia menyebut terdapat anak yang mengalami hambatan belajar dan anak dengan disabilitas. Kondisi tersebut membuat proses pendampingan membutuhkan kesabaran dari para relawan.

“Untuk ngramut mereka harus bersabar. Kita harus memahami karakter masing-masing anak,” katanya.

Tidak Hanya Mengajar

RSAF merupakan salah satu amal usaha Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Medokan Semampir, Surabaya. Kegiatan yang dijalankan tidak hanya berupa pembelajaran bagi anak-anak, tetapi juga pendampingan kepada keluarga.

Mahmudi sendiri menjalankan aktivitas di RSAF setelah menyelesaikan tugas mengajar di SD Muhammadiyah 16 Surabaya. Sore hari menjadi waktu baginya untuk melanjutkan pengabdian dengan mendampingi anak-anak di rumah singgah.

Selain pembelajaran, RSAF memberikan pendampingan kepada orang tua melalui kajian keagamaan, pembinaan ibadah, serta pelatihan wirausaha. Menurut Mahmudi, keterlibatan orang tua penting agar proses pendampingan tidak hanya berlangsung ketika anak mengikuti kegiatan di RSAF.

Dengan pola tersebut, pendampingan RSAF mencakup anak dan keluarga. Program yang diberikan juga disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat.

Tetap Bergerak Meski Berkontrak

Saat ini RSAF menggunakan rumah kontrakan sebagai tempat menjalankan kegiatan. Kondisi tersebut berkaitan dengan keputusan PRM Medokan Semampir mengalihkan salah satu aset untuk mendukung pembiayaan awal pembebasan tanah yang disiapkan sebagai lokasi pembangunan masjid.

Mahmudi menjelaskan, rumah yang sebelumnya menjadi aset PRM Medokan Semampir dijual untuk digunakan sebagai uang muka pembebasan tanah.

SMPM 5 Pucang SBY

Tanah tersebut berada di Jalan MERR dan direncanakan menjadi lokasi pembangunan Masjid dr. Soetomo. Proses pembebasan tanah saat ini telah memasuki tahap Ikatan Jual Beli (IJB), sedangkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah dibayarkan.

Menurut Mahmudi, proses selanjutnya masih membutuhkan penggalangan dana untuk melunasi pembebasan tanah. Di sisi lain, kegiatan RSAF tetap harus berjalan karena pelayanan kepada anak-anak dan penerima manfaat tidak dapat dihentikan.

Sebagai sekretaris PRM Medokan Semampir, Mahmudi juga terlibat dalam pengelolaan berbagai kegiatan ranting dan amal usaha. Ia memandang keberlangsungan pelayanan RSAF sebagai bagian dari proses perjuangan yang perlu dijalankan meskipun sarana yang tersedia masih terbatas.

“Kami khusnudzon bahwa setiap langkah perjuangan yang kita lakukan di RSAF adalah kebaikan yang akan menjadi amal jariah,” ujarnya.

Dua Gerakan Berjalan Bersama

Di tengah proses penggalangan dana untuk pembebasan tanah masjid, RSAF tetap menjalankan pelayanan sosial. Selain kegiatan pembelajaran, rumah singgah tersebut memberikan bantuan permakanan berupa lauk-pauk kepada penerima manfaat.

Mahmudi menjelaskan, pelayanan yang dilakukan RSAF menggunakan konsep nonpanti. Artinya, pendampingan dan bantuan diberikan kepada penerima manfaat tanpa menjadikan mereka sebagai penghuni tetap rumah singgah.

Karena itu, dukungan masyarakat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan RSAF sekaligus membantu proses pembebasan tanah untuk pembangunan Masjid dr. Soetomo.

Masyarakat yang ingin mendukung kegiatan RSAF dapat menyalurkan bantuan melalui rekening Bank Jatim 0582095884 atas nama Rumah Singgah Al Furqon. Sementara wakaf untuk pembebasan tanah Masjid dr. Soetomo dapat disalurkan melalui rekening Bank Jatim 0742059634 atas nama Panitia Masjid dr Soetomo.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan RSAF maupun wakaf pembebasan tanah masjid dapat diperoleh melalui Ahmad Mahmudi di nomor 081235704332.

Di rumah kontrakan itu, kegiatan belajar berlangsung dalam ruang yang sederhana. Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan pendampingan yang dilakukan para relawan kepada anak-anak.

“Yang terpenting kegiatan pelayanan kepada anak-anak tetap berjalan. Kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat sesuai kemampuan yang kami miliki,” pungkas Mahmudi. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 02/09/2026 18:45
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu