SD Muhammadiyah Plus (SDMP) Taman Siswa Kota Mojokerto menggelar pemilihan IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Kids periode 2026–2027 menggunakan sistem e-voting, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran demokrasi sejak dini bagi siswa. Hal ini menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan karakter yang bertujuan untuk melatih keberanian berbicara, berpikir kritis, dan menyampaikan gagasan secara santun.
Selain mengenalkan proses demokrasi, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman pada siswa untuk berpartisipasi dalam berorganisasi sebagai bekal mengembangkan jiwa kepemimpinan di sekolah.
Bertajuk ‘Suara Kita Masa Depan Sekolah Kita’, kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan menghadirkan 6 kandidat calon ketua.
Ada Tes Tulis hingga Wawancara
Para calon ketua telah siap berkompetisi usai sebelumnya mengikuti rangkaian tes tulis dan wawancara terkait IPM Kids.
Mereka adalah Ali kelas 5 Yunus, Aisy kelas 5 Yunus, Alif kelas 5 Yusuf, Ahsan kelas 4 Ishaq, Qina dan Ghaidan kelas 4 Ismail.
Sebelum proses pemilihan berlangsung, seluruh siswa kelas I hingga VI mengikuti senam anak Indonesia hebat terlebih dahulu.
Selanjutnya para kandidat calon ketua IPM Kids menyampaikan visi dan misi di hadapan teman-temannya secara bergantian di aula sekolah yang beralamat di Jalan Taman Siswa nomor 25 Kota Mojokerto.
Sorak sorai dukungan dari para pemilih terdengar meriah dan tertib. Mereka terlihat antusias menyimak pemaparan visi dan misi yang disampaikan oleh calon ketua IPM Kids dengan penuh semangat.
Selanjutnya, proses pemilihan dilakukan melalui e-voting dengan didampingi sebagian kakak-kakak siswa kelas VI. Siswa dari kelas I hingga VI mengantre dengan tertib memberikan suara mereka secara digital.
Cara ini dilakukan guna memperkenalkan literasi digital sejak dini sesuai salah satu program SDMP yaitu Sekolah Digital.
Kemudian, tahapan pemilihan dilaksanakan secara sistematis. Pertama, para pemilih melakukan registrasi. Kemudian membuka laman khusus dan memilih calon Ketua IPM Kids dengan cara mengklik foto atau nama calon yang ditampilkan.
Bangga Ikuti Pemilihan
Cara ini membuat anak-anak merasa seolah sedang mengikuti pemilihan umum sungguhan, namun dengan sentuhan teknologi.
Setelah memilih, peserta mencelupkan kelingkingnya ke tinta sebagai bukti bahwa mereka sudah menggunakan hak pilih.
Saat mencelupkan jari ke tinta ini menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu, karena membuat anak-anak merasa bangga bisa ikut serta dalam tradisi demokrasi.
Koordinator Bidang Kesiswaan SD Muhammadiyah Plus Taman Siswa Kota Mojokerto, Nur Laili Fauziyah SPd mengatakan, IPM adalah Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang merupakan organisasi pelajar Muhammadiyah.
“Salah satu tugas IPM Kids di sekolah yaitu membantu kegiatan-kegiatan di sekolah, seperti menjadi panitia kegiatan” katanya.
Seusai rangkaian pemilihan selesai, Ustadzah Cici, sapaan akrabnya menyampaikan rekapitulasi hasil e-voting.
“Alhamdulillah Hasil Vote IPM KIDS sebagai berikut: Ali (32,7 persen), Aisy (31,3 persen), Alif (12,2 persen), Qina (9,3 persen), Ahsan (8,7 persen) dan GHAIDAN (7 persen). Dari hasil rekapitulasi ini, perolehan suara terbanyak diraih Ali Kharismawan” ucapnya.
Dengan terselenggaranya pemilihan ini, semoga IPM Kids SDMP semakin aktif, kreatif, dan inovatif dalam berorganisasi, serta menjadi wadah pengembangan potensi siswa.





0 Tanggapan
Empty Comments