Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dorong Omzet Sentra Wista Kuliner, Mahasiswa Umsura Luncurkan Si-Porwa

Iklan Landscape Smamda
Dorong Omzet Sentra Wista Kuliner, Mahasiswa Umsura Luncurkan Si-Porwa
Penyerahan inovasi "Si-Porwa" dari mahasiswa KKN Kelompok 35 Umsura kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya (Foto: Yusdiya/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 35 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menyerahkan inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa “Si-Porwa” kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya pada Selasa (4/8/2026).

Peranti lunak ini dirancang untuk memacu transaksi Sentra Wisata Kuliner (SWK) di kawasan Mulyorejo, Ketabang Kali, dan Taman Prestasi. Sistem reward point berbasis web tersebut digagas oleh Julius Kevin Hutomo bersama tim KKN Kelompok 35. Platform ini menerapkan konsep gamifikasi transaksi, di mana setiap pembelanjaan pengunjung di lapak pedagang dapat dikonversi menjadi poin yang berhadiah doorprize.

Kevin menjelaskan, pengembangan SI-Porwa (Sistem Informasi Point Reward) sengaja diarahkan pada efektivitas sistem retensi pelanggan ketimbang memakai teknologi terlampau rumit.

“Kami fokus pada kebutuhan riil pedagang kecil. Sistem ini memberi alasan bagi pengunjung untuk kembali bertransaksi di SWK,” kata Kevin di Surabaya, Selasa (4/8/2026).

Penyerahan karya mahasiswa ini mendapat sambutan positif dari pemerintah kota. Perwakilan  Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Mega, mengapresiasi kecepatan karya ini. Termasuk mengapresiasi tim pengembang yang merampungkan program itu hanya dalam durasi satu bulan.

“Pengembangan sistem ini tergolong cepat untuk skala proyek mahasiswa. Fitur-fiturnya langsung menjawab kebutuhan pencatatan di lapangan,” tutur Mega.

SMPM 5 Pucang SBY

Menanggapi hal itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 35, Gita Desipradani, menegaskan bahwa kesederhanaan sistem tersebut justru menjadi kunci utama. “Sejak awal saya tekankan ke anak-anak, buatlah alat yang benar-benar kepakai oleh UMKM, bukan sekadar canggih di atas kertas tapi malah menyulitkan pengelola SWK,” tutur Gita.

Guna menjaga rekam jejak program, pihak Dinas memberi masukan. Agar tim menambahkan halaman khusus pada sistem sebagai ruang apresiasi bagi pengembang dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Gita Desipradani.

Gita mengamini bahwa keberhasilan peluncuran aplikasi ini merupakan hasil kerja keras kolektif. Arahan dan pendampingan lapangan terus dilakukan. Agar perangkat lunak yang dibuat tidak sekadar berhenti sebagai tugas akademik, melainkan langsung dapat dipakai oleh pengelola sentra kuliner.

Sistem Si-Porwa kini telah mengudara dan mulai digunakan untuk mengelola data transaksi pelanggan pada tiga titik SWK strategis di Kota Surabaya.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 06/08/2026 08:35
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu