Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Dr Suli Da’im: Kompetensi untuk Bekerja, Karakter untuk Memimpin

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Dr Suli Da’im: Kompetensi untuk Bekerja, Karakter untuk Memimpin
Dr. Muchlas, MM (kiri) memberikan sertifikat penghargaan kepada Dr. Suli Da'im, MM. Foto:Hengki Pradana/PWMU.CO
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Ijazah dan prestasi akademik saja tidak cukup untuk mengantarkan lulusan perguruan tinggi menghadapi persaingan dunia kerja. Di tengah perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), digitalisasi, dan kompetisi global, lulusan juga membutuhkan karakter yang kuat, integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta jiwa kewirausahaan.

Penegasan tersebut disampaikan Dr. H. Suli Da’im, M.M., P.Ma., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), saat mengisi studium general pada yudisium FEB Umura di Gedung ATT lantai 13 Surabaya, Jumat (23/10/2026).

Menurut Suli, tantangan lulusan perguruan tinggi tidak berhenti pada keberhasilan menyelesaikan studi.

Mereka justru memasuki fase baru yang menuntut kemampuan menerapkan ilmu, beradaptasi dengan perubahan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Jangan hanya bercita-cita menjadi orang sukses, tetapi jadilah orang yang sukses dan bermanfaat. Kompetensi membuat kita dipercaya untuk bekerja, sedangkan karakter membuat kita dipercaya untuk memimpin,” tegas anggota Komisi E DPRD Jawa Timur tersebut.

Suli mengingatkan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah kebutuhan dunia kerja, termasuk bagi lulusan program studi Manajemen dan Akuntansi.

Penguasaan ilmu sesuai bidang studi perlu disertai kemampuan mengikuti perkembangan teknologi.

“Lulusan juga harus memiliki kreativitas dan daya adaptasi agar mampu menghadapi perubahan kebutuhan industri dan persaingan global,” tegas Wakil Ketua Majelis Pustaka, Informasi dan Digitalisasi (MPID) PWM Jawa Timur itu.

Dalam situasi tersebut, imbuh Suli, karakter menjadi pembeda penting. Integritas, tanggung jawab, dan sikap profesional dibutuhkan agar kompetensi yang dimiliki tidak berhenti sebagai kemampuan teknis, tetapi juga menghasilkan kontribusi yang dapat dipercaya.

Dr Suli Da’im: Kompetensi untuk Bekerja, Karakter untuk Memimpin
Suli Da’i bersama jajaran retrat Umsura. Foto: Hengki Pradana/PWMU.CO

Karena itu, lulusan perguruan tinggi perlu mempersiapkan diri bukan hanya untuk mendapatkan pekerjaan, melainkan juga untuk mengembangkan kapasitas diri, menciptakan peluang, dan mengambil peran dalam kehidupan masyarakat.

“Jiwa kewirausahaan juga menjadi salah satu bekal yang perlu dikembangkan. Dengan kemampuan tersebut, lulusan diharapkan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lapangan kerja, tetapi mampu melihat peluang dan menghadirkan solusi atas persoalan di sekitarnya,” terang Suli.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Unggul Tanpa Kehilangan Nilai

Suli Da’im mengingatkan, tantangan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak cukup diukur dari capaian akademik lulusan.

“Perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab menyiapkan sumber daya manusia yang berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan,” tandas Suli.

Menurut dia, penguatan kompetensi dan karakter itu perlu berjalan beriringan dengan nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan.

“Dengan demikian, kemampuan bersaing di tingkat global tetap disertai tanggung jawab moral dalam menggunakan ilmu dan keahlian,” kata Suli.

Studium general tersebut merupakan bagian dari rangkaian yudisium FEB Umsura 2026 yang dihadiri Rektor Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kes., Dekan FEB Dr. Muchlas, MM., serta jajaran wakil dekan, dosen, dan tenaga kependidikan.

Melalui momentum yudisium, para lulusan diharapkan tidak berhenti pada kebanggaan meraih gelar akademik.

Tantangan berikutnya adalah membuktikan kompetensi melalui karya, menjaga kepercayaan melalui karakter, dan menghadirkan manfaat melalui profesi yang dijalani. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 26/10/2026 15:50
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu