Puncak kegiatan kokurikuler kelas IV SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage berlangsung meriah di Trans Icon Mall Surabaya, dengan menghadirkan penampilan dari 525 siswa kelas I hingga V, mulai pukul 10.00 hingga 19.30 WIB.
Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pembelajaran kokurikuler yang telah dilaksanakan selama kurang lebih lima bulan. Program tersebut difokuskan pada penerapan ilmu dalam kehidupan nyata, khususnya dalam penguatan karakter siswa.
Pada kelas IV, pembelajaran kokurikuler diarahkan pada pembentukan rasa syukur kepada Allah melalui aksi berbagi kepada sesama.
Proses pembelajaran dimulai dengan penyusunan alur kegiatan oleh wali kelas selama lima bulan. Kemudian, melalui program orang tua mengajar, siswa diajak untuk menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesama.
Sebagai bagian dari praktik nyata, siswa membuat celengan dari toples yang dihias dengan kalimat motivasi. Mereka kemudian menabung minimal Rp1.000 setiap hari, yang dikumpulkan setiap Senin untuk disalurkan kepada anak-anak panti di rumah singgah PRM Wage.
Puncak acara ditandai dengan penampilan drama berjudul “Indahnya Berbagi” yang dibawakan oleh siswa kelas IV dari kelas Imam Malik, Imam Hanafi, Qatar, dan Imam Hambali.
Drama tersebut mengisahkan perjuangan keluarga Sanum dalam mengumpulkan barang terbaik untuk dibagikan kepada anak-anak panti asuhan, sebagai bentuk kepedulian sosial.
Sebelum penampilan drama, dua siswa bertindak sebagai moderator acara, yakni Shaqueena Anasya Putri Wicaksono (kelas 4 Imam Hanafi) dan Muhammad Kevin Farid Atallah (kelas 4 Imam Hambali).
Rangkaian penampilan kelas IV meliputi:
- Drama “Indahnya Berbagi”
- Penyampaian kesimpulan drama
- Tari “Rukun dengan Teman”
- Presentasi kokurikuler kelas IV
- Menyanyi dan menari “Rasa Sayange”
Seluruh rangkaian acara ditampilkan dengan penuh semangat oleh para siswa.
Salah satu moderator, Shaqueena Anasya Putri Wicaksono, mengungkapkan rasa bangganya dapat tampil dalam acara tersebut.
” saya sangat senang dan bangga karena bisa menjadi moderator acara, makanya setelah dapat teks itu saya berlatih dengan semangat setiap hari”.
Sementara itu, koordinator guru kelas IV, Renny Lutfia Dari, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan ini.
” jujur setelah selesai acara ini saya merasa puas meskipun untuk membuat acara seperti ini membutuhkan effort yang sangat besar, Alhamdulillah support teman-teman sejenjang ustadzah Nisa, Us Sonah dan us Lisa sangat semangat dan kompak sehingga acara ini bisa terlaksana dengan baik”.
Kegiatan kokurikuler ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
Melalui kegiatan berbagi, siswa diajak untuk memahami pentingnya kepedulian sosial, kerja sama, serta rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.





0 Tanggapan
Empty Comments