Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Glagah menggelar Kajian Rutin Bengawan Njero pada Ahad, 27 September 2026. Kajian yang mengusung tema “Membangun Kedaulatan Ekonomi Ummat” tersebut berlangsung di tanah wakaf Muhammadiyah Glagah yang nantinya akan dibangun gedung sebagai pusat dakwah PCM Glagah.
Kajian Bengawan Njero dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dengan melibatkan kader Muhammadiyah, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, serta Pemuda Muhammadiyah dari lima cabang.
Lima cabang tersebut yakni PCM Glagah yang diketuai oleh Drs. Abas Hasan, PCM Kalitengah yang diketuai oleh Rodli, S.Pd, M. Pd, PCM Deket yang diketuai Sukatman, S.Pd, PCM Karangbinangun yang diketuai Fuad Hambali, M.Pd.I, dan PCM Turi yang diketuai Sapuwan, S.Pd.
Kajian tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Piet Hizbullah Hadir, M.A dari PDM Lamongan dan Masfuk, S.H, Bupati Lamongan periode 1999–2010.
Jumlah peserta dalam kajian kali ini membludak dibandingkan kajian-kajian sebelumnya. Bahkan, persiapan tempat dan konsumsi yang telah disediakan tidak mencukupi untuk menampung seluruh peserta.
Selain kajian, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh peserta dan tamu undangan. Layanan kesehatan ditempatkan di bagian barat lokasi kegiatan.
Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut dilayani Forum Komunikasi (Forkom) Karyawan Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML). Forkom tersebut diketuai oleh Mas Agus Sutrisno, sementara penanggung jawab area Glagah adalah Mas Rosi.
Sekitar 25 orang hadir untuk memberikan pelayanan kepada peserta dan tamu undangan yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya. Seluruh tim bekerja sama dengan baik, tertata rapi, dan memberikan pelayanan dengan ramah.
Pelayanan dimulai dari pos pendaftaran. Peserta kemudian diarahkan ke pos pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan kadar gula darah.
Setelah itu, peserta dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai keluhan kesehatan yang dirasakan. Dokter kemudian memberikan resep obat sesuai dengan hasil konsultasi.
Pada tahap terakhir, tim apoteker yang dikoordinatori Pak Alfian menyiapkan obat sekaligus memberikan penjelasan mengenai aturan dan frekuensi konsumsi obat dalam sehari.
Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut bertujuan melakukan deteksi dini penyakit, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, serta mencegah komplikasi dan risiko kematian akibat penyakit kronis.
Dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh penanganan dan pengobatan secara langsung sehingga kondisi kesehatan mereka dapat segera ditangani.





0 Tanggapan
Empty Comments