Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Blitar pada Rabu (20/5/2026). Puluhan pasang mata menyaksikan prosesi Purnawiyata Kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Blitar Tahun Ajaran 2025/2026.
Acara kelulusan ini tidak sekadar menjadi seremonial pelepasan siswa, tetapi juga momentum penguatan silaturahmi antarlembaga pendidikan.
Hal ini ditandai dengan hadirnya perwakilan guru dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar, yang turut memberikan apresiasi langsung terhadap pencapaian para lulusan.
Sejak pukul 07.00 WIB, kawasan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Blitar telah dipadati oleh para wisudawan dan tamu undangan.
Mengenakan busana adat tradisional yang anggun dan jas formal yang rapi, para siswa bersiap melangkah menuju fase baru dalam perjalanan akademik mereka.
Acara diawali dengan prosesi Kirab Peserta Purnawiyata. Langkah tegap para wisudawan yang berbaris rapi memasuki ruang utama gedung disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.
Di barisan depan, tim jurnalisik dan perwakilan sekolah membawa panji-panji kebesaran lembaga, mengiringi deretan jajaran pimpinan sekolah, komite, serta tamu undangan kehormatan. Suasana semakin syahdu saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah dikumandangkan bersama.
Setelah prosesi kirab selesai, panggung utama diambil alih oleh Kepala SMP Muhammadiyah 2 Blitar, Abdul Aziz Al Asyi’ari, S.Pd.I., untuk menyampaikan laporan pendidikan sekaligus pesan terakhirnya kepada para siswa kelas IX.
Dalam sambutannya yang penuh emosi, beliau menyampaikan rasa bangga atas capaian meluluskan seluruh siswa pada tahun ajaran ini dengan nilai yang memuaskan.
“Keberhasilan hari ini adalah buah dari kerja keras, air mata, dan ketekunan kalian selama tiga tahun. Berada di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Blitar ini menjadi saksi bahwa kalian siap dilepas untuk terbang lebih tinggi. Pesan saya hanya satu: ke mana pun kalian melangkah, jaga nama baik almamater, tetaplah rendah hati, dan jadikan ibadah sebagai fondasi utama menggapai cita-cita di jenjang SMA/SMK nanti,”
Beliau juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memercayakan putra-putrinya kepada pihak sekolah, serta mengapresiasi kehadiran rekan-rekan sejawat dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar yang berkenan hadir memenuhi undangan.
Apresiasi tinggi juga datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar. Ketua PDM Kota Blitar, Lukiarto SKM., yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan wejangan strategis mengenai tantangan generasi muda di masa depan.
Beliau menekankan bahwa kecerdasan akademik tidak akan berarti apa-apa tanpa dibersamai oleh kekuatan karakter.
”Kalian adalah generasi emas yang akan mengisi ruang-ruang kepemimpinan di masa depan. Di era digital yang penuh disrupsi ini, ilmu pengetahuan tanpa akhlak yang mulia justru bisa menjadi bumerang. Oleh karena itu, jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesalehan sosial dan spiritual yang kuat. Teruslah berinovasi dan jadilah kebanggaan Kota Blitar,”
Satu hal yang menarik perhatian dalam perayaan purnawiyata tahun ini adalah kehadiran delegasi guru dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar.
Kehadiran mereka mematahkan stigma adanya persaingan tidak sehat antar-sekolah sekota. Sebaliknya, kehadiran ini menunjukkan potret indah kolaborasi dan saling dukung demi kemajuan mutu pendidikan di Blitar.
Perwakilan guru SMP Muhammadiyah 1 Blitar, Agus Dwi Haryanto, S.Pd., yang hadir di lokasi menyampaikan rasa takjubnya atas konsep acara yang tertata sangat rapi dan penuh makna.
Mereka menilai bahwa keberhasilan SMP Muhammadiyah 2 adalah keberhasilan bersama komunitas pendidikan di Kota Blitar.
“Kami dari keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Blitar merasa sangat terhormat bisa hadir dan menyaksikan langsung kelulusan anak-anak hebat di SMP Muhammadiyah 2 Blitar ini. Hubungan kami selama ini sangat sinergis, baik dalam forum guru muhammadiyah (FGM) maupun kegiatan lainnya. Kami melihat potensi luar biasa dari para lulusan hari ini, dan kami berharap silaturahmi serta kerja sama antar-sekolah seperti ini bisa terus dirawat untuk memajukan pendidikan di Kota Blitar secara kolektif,”
Momen yang paling dinantikan akhirnya tiba. Satu per satu nama siswa dipanggil oleh pembawa acara untuk naik ke atas panggung utama guna menjalani Prosesi Purnawiyata dan Pengalungan Gordon.
Suasana haru tak terbendung ketika gordon (kalung medali kelulusan) disematkan langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah 2 Blitar didampingi oleh wali kelas masing-masing.
Sebagai bentuk penghargaan, pihak sekolah juga mengumumkan lulusan terbaik yang meraih nilai ujian dan akumulasi prestasi akademik tertinggi selama tiga tahun terakhir.
Para siswa berprestasi ini mendapatkan piagam penghargaan khusus serta beasiswa apresiasi yang diserahkan langsung oleh Ketua PDM Kota Blitar.
Rangkaian acara yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan dan kelancaran bagi seluruh alumni baru dalam melanjutkan studinya.
Setelah doa penutup, acara dilanjutkan dengan sesi hiburan yang menampilkan bakat-bakat seni dari adik kelas, mulai dari penampilan seni tari tradisional, pembacaan puisi perpisahan, hingga persembahan lagu terakhir dari perwakilan kelas IX.
Sebelum meninggalkan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Blitar, seluruh jajaran guru SMP Muhammadiyah 2 Blitar, tamu undangan, perwakilan guru dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar, pengurus PDM, serta seluruh wisudawan melakukan sesi foto bersama di panggung utama.
Senyum sumringah dan tawa lega kini menggantikan ketegangan ujian yang selama beberapa bulan terakhir membayangi mereka.
Dengan berakhirnya prosesi ini, gerbang baru telah terbuka lebar bagi para alumni SMP Muhammadiyah 2 Blitar untuk terus mengukir prestasi di mana pun mereka berada.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments