Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di SD Muhammadiyah 1 Tanggul (Muhita) menghadirkan suasana berbeda, khususnya bagi siswa kelas VI International Class Program (ICP) Tsabit bin Qais. Melalui sebuah tugas sederhana, para siswa diminta menuliskan impian mereka tentang Indonesia di masa depan.
Tugas yang diberikan Guru Kelas, Humaiyah, pada Kamis (23/7/2026) itu ternyata menghadirkan beragam pandangan, mulai dari harapan terhadap pendidikan, teknologi, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sehari setelah tugas diberikan, Humaiyah menerima berbagai jawaban melalui aplikasi WhatsApp.
Ia membaca satu per satu tulisan muridnya dengan beragam ekspresi.
Ada jawaban yang membuatnya berpikir, ada pula yang memunculkan senyum karena kejujuran dan kepolosan cara pandang anak-anak dalam memaknai masa depan Indonesia.
Menurut Humaiyah, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menyampaikan gagasan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi bangsa sejak usia dini.
Anak-anak yang lahir pada rentang 2010–2024 dikenal sebagai Generasi Alpha, generasi yang tumbuh bersama perkembangan teknologi digital.
Mereka memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terbiasa mencari informasi secara mandiri, dan memiliki wawasan yang lebih terbuka terhadap perkembangan dunia.
Karakter tersebut juga terlihat pada siswa-siswi Muhita yang menuangkan berbagai harapan agar Indonesia semakin maju di masa depan.
Ketua kelas, Hafshatul Afiqoh Maksum, berharap Indonesia menjadi negara yang lebih baik dengan tingkat korupsi yang semakin berkurang, masyarakat yang tertib, serta pemimpin yang bijaksana.
“Harapanku untuk Indonesia adalah tidak banyak korupsi. Pak Prabowo lebih bijak dalam mengambil keputusan. Tidak ada yang melanggar aturan lalu lintas. Dan pasti nya rupiah harus turun harganya,” tulis Hafshatul Afiqoh Maksum.
Sementara itu, Sekretaris Kelas, Quaneisha Nailah Azyyati Siswoyo, berharap Indonesia menjadi negara yang semakin maju, aman, dan tenteram.
Ia juga menginginkan kondisi ekonomi Indonesia semakin kuat dan praktik korupsi dapat ditekan.
Harapan lain datang dari Naila Umi Syarifah yang ingin Indonesia berkembang pesat dalam bidang teknologi.
Ia berharap Indonesia mampu memiliki industri pesawat yang maju serta menjadi negara yang mampu bersaing dengan Jepang dan China.
“Di bidang teknologi dan sciencenya Jepang sudah mampu membuat robot di segala bidang. Yang bisa memudahkan pekerjaan. China maju di bidang ekonomi. Sebagai contoh banyak mainan-mainan dan mobil listrlik dan motor listrik di Indonesia berasal dari Cina,” tulis Naila melalui WhatsApp.
Baginya, kemajuan teknologi menjadi salah satu kunci agar Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
Sementara itu, Bendahara Kelas, Al Hidayah Armyyanni Kharisma, berharap kualitas pendidikan Indonesia terus meningkat sehingga mampu sejajar dengan negara-negara maju.
Ia juga berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin baik, termasuk dari sisi kualitas makanan yang diterima para siswa.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, siswa kelas VI ICP Tsabit bin Qais Muhita tidak hanya belajar menulis, tetapi juga diajak membangun kepedulian terhadap masa depan bangsa. Beragam harapan yang mereka sampaikan menjadi cerminan optimisme generasi muda yang ingin melihat Indonesia tumbuh sebagai negara yang lebih maju, adil, dan sejahtera.





0 Tanggapan
Empty Comments