Keluarga besar MBS Prof Hamka Kota Madiun memperingati Hari Santri Nasional 2026 dengan menggelar upacara, Kamis (22/10/2026). Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan salat istisqa di tiga kampus sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang.
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan ini menjadi pengingat pentingnya membentuk generasi yang kokoh dalam iman dan takwa serta memiliki akhlak mulia.
Kepala SMP MBS Prof Hamka Kota Madiun, Imron Wafdurrahman, menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut harus menjadi bekal siswa dalam menjalani kehidupan.
“Santri harus kuat iman dan takwanya serta berakhlak mulia,” ujarnya.
Nilai keimanan itu juga diwujudkan melalui pelaksanaan salat istisqa. Menurut Imron, kegiatan tersebut mengajak siswa menyadari keterbatasan manusia dan pentingnya memohon pertolongan Allah Swt.
“Para siswa diajak bermunajat memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang kepada Zat Yang Mahakuasa atas segala sesuatu,” tuturnya.
Salat Istisqa di Tiga Kampus
Mudir MBS Prof Hamka Kota Madiun, Rokhani Hidayat, menjelaskan bahwa pelaksanaan salat istisqa berlangsung pukul 08.00–08.30 WIB. Kegiatan ini mengikuti imbauan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, hingga Pimpinan Daerah Muhammadiyah.
Pelaksanaan salat tersebar di tiga lokasi. Kampus 1 di Jalan Poncowati, Demangan, diikuti santri putra, asatidz, dan warga sekitar. Di Kampus 2, Jalan Sulawesi No. 19B, salat diikuti santri putri, asatidz, dan warga sekitar. Adapun Kampus 3 di Jalan Mastrip No. 18 melibatkan siswa kelas reguler dan asatidz.
Rokhani berharap ikhtiar bersama ini menjadi jalan turunnya hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Melalui salat istisqa, kita memohon kepada Allah Swt. agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa salat istisqa merupakan sunah Rasulullah saw. yang dilaksanakan ketika umat menghadapi kekeringan dan membutuhkan hujan.
Melalui rangkaian peringatan Hari Santri dan salat istisqa ini, Rokhani berharap siswa tidak hanya memahami pentingnya iman dan takwa, tetapi juga membiasakan diri untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments